banner-detik

health wellness

Kenapa Berat Badan Naik Saat Mens? Ini Bukan Lemak!

seo-img-article

Berat naik saat mens itu bukan lemak, tubuh kamu cuma lagi beradaptasi sama perubahan hormon.

Lagi panik lihat angka timbangan naik pas lagi mens? Tenang dulu! Kenaikan berat badan saat menstruasi itu normal banget dan, kabar baiknya, bukan karena lemak. Jadi, sebelum kamu overthinking atau langsung niat diet ekstrem, yuk pahami dulu apa yang sebenarnya terjadi di tubuh kamu.

Retensi Air jadi Penyebab Utama

Berat naik saat haid

Pertama-tama, penyebab paling umum adalah retensi air alias tubuh menyimpan lebih banyak cairan. Hal ini dipicu oleh perubahan hormon, terutama estrogen dan progesteron, yang naik turun menjelang dan saat mens.

Akibatnya, tubuh jadi terasa lebih “puffy”, perut kembung, bahkan wajah juga bisa sedikit bengkak. Jadi, angka di timbangan naik? Itu air, bukan lemak.

Baca juga: myBCA International Java Jazz Festival 2026 Rayakan 21 Tahun dengan Gebrakan yang Spesial!

Perubahan Hormon yang Bikin Nafsu Makan Naik

Berat naik saat haid

Selain itu, hormon juga memengaruhi nafsu makan. Kamu mungkin jadi lebih craving makanan manis atau asin.

Ini wajar banget, karena tubuh kamu lagi butuh energi ekstra. Tapi, kalau asupannya sedikit lebih tinggi dari biasanya, ya bisa bikin berat naik sedikit meskipun tetap bukan langsung jadi lemak dalam semalam.

Sistem Pencernaan Melambat

Menjelang mens, hormon progesteron meningkat dan bisa bikin pencernaan jadi lebih lambat. Akibatnya, kamu mungkin merasa lebih penuh atau sembelit.

Berat badan pun bisa terasa naik karena “isi” di dalam tubuh belum keluar dengan lancar. Lagi-lagi, ini bukan lemak ya!

Peradangan Ringan dalam Tubuh

Berat naik saat haid

Selanjutnya, tubuh juga mengalami inflamasi ringan saat menstruasi. Ini yang bikin kamu merasa pegal, lelah, dan sedikit “berat”. Peradangan ini bisa memicu tubuh menahan cairan lebih banyak, yang akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan sementara.

Baca juga: Intip 5 Kesalahan Perempuan Memulai Gym Journey yang Paling Umum!

So, What To Do?

Pertama, jangan panik. Kedua, tetap jaga pola makan seimbang dan minum air putih yang cukup. Selain itu, olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga juga bisa bantu mengurangi kembung.

Dan yang paling penting, jangan terlalu keras sama diri sendiri. Berat naik saat mens ini biasanya akan turun lagi setelah mens selesai. Ingat ya, tubuh kamu lagi bekerja keras. Jadi, instead of judging it, better appreciate it.

 

Image: iStock

Slow Down

Please wait a moment to post another comment