banner-detik

lifestyle

Dari Ruang Aman hingga Kesempatan Karier, Ini Cara L’Oréal Indonesia Mendukung Perempuan

seo-img-article

Di International Women’s Day tahun ini, L’Oréal Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan ruang aman, akses kesempatan, dan dukungan nyata bagi perempuan untuk berkembang. 

Merayakan International Women’s Day seharusnya bukan hanya soal selebrasi satu hari, tetapi juga tentang bagaimana perempuan bisa benar-benar merasa aman, didukung, dan punya kesempatan yang sama untuk berkembang. Pesan inilah yang kembali ditegaskan oleh L’Oréal Indonesia melalui berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada perlindungan, pemberdayaan, dan recognition atas kontribusi perempuan.

Perusahaan kecantikan global ini menilai bahwa kemajuan perempuan tidak hanya bergantung pada kesempatan, tetapi juga pada rasa aman yang menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh. Menurut Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L’Oréal Indonesia, merayakan perempuan bukan sekadar agenda musiman. Perempuan bukan hanya konsumen, tetapi juga talenta, inovator, dan penggerak yang membentuk masa depan industri kecantikan setiap hari.

Baca juga: Alasan Mengapa Kita Harus Percaya Korban dan Penyintas Kekerasan Seksual Dulu

Kekerasan berbasis gender masih jadi tantangan besar

Di tengah berbagai kemajuan yang dicapai perempuan Indonesia di banyak bidang, realitas di lapangan masih menunjukkan tantangan besar. Data dari Komnas Perempuan mencatat lebih dari 445 ribu kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan terjadi sepanjang 2024. Angka ini bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya dan menunjukkan bahwa kekerasan masih menjadi isu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari hari perempuan, baik di ruang personal maupun publik.

Kondisi ini juga diperparah oleh munculnya kekerasan berbasis gender di ruang digital. Menurut psikolog dari Yayasan Pulih, kekerasan terhadap perempuan nggak terjadi begitu saja. Ia sering berakar pada ketimpangan relasi kuasa, kurangnya edukasi, serta budaya yang masih menormalisasi perilaku nggak sehat dalam hubungan.

Stand Up dan Abuse Is Not Love

Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai brand di bawah naungan L’Oréal menghadirkan program edukasi dan perlindungan yang lebih konkret. Salah satunya adalah program ‘Stand Up‘ dari L’Oréal Paris yang fokus pada pencegahan pelecehan seksual di ruang publik. Program ini memperkenalkan metode 5D, yaitu lima langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu korban secara aman, mulai dari mengalihkan situasi hingga mendokumentasikan kejadian.

Sementara itu, YSL Beauty menghadirkan program global ‘Abuse Is Not Love’ yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang kekerasan dalam hubungan personal. Program ini mengedukasi masyarakat mengenai sembilan tanda hubungan nggak sehat, seperti manipulasi, kontrol berlebihan, hingga intimidasi, yang sering kali nggak disadari oleh korban.

Support nyata bagi perempuan untuk berkembang

Namun rasa aman saja nggak cukup. Perempuan juga membutuhkan akses yang nyata untuk berkembang. Data menunjukkan perempuan Indonesia masih hanya mewakili sekitar 36 persen dari pekerja formal, sementara banyak lainnya harus mengambil jeda karier karena tanggung jawab keluarga.

Melihat kondisi ini, L’Oréal Indonesia juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya adalah Beauty for a Better Life, pelatihan tata rambut dan tata rias bersertifikat yang diberikan secara gratis bagi perempuan dengan keterbatasan akses ekonomi. Program ini telah membantu ribuan perempuan mendapatkan keterampilan baru dan peluang kerja yang lebih stabil.

Selain itu, ada juga Career Reconnect Program yang membantu perempuan kembali ke dunia kerja setelah career break, serta program Hairducation yang bekerja sama dengan sekolah kejuruan untuk memperkuat kualitas pendidikan di bidang kecantikan rambut. Inisiatif ini bertujuan menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri sehingga lebih banyak perempuan siap memasuki dunia profesional.

Baca juga: Apa saja Tanda Kekerasan dalam Hubungan? Kenali Lewat Kampanye YSL ‘Abuse is Not Love’

Semua langkah ini berangkat dari keyakinan sederhana namun kuat. Ketika perempuan merasa aman, memiliki kesempatan, dan mendapatkan pengakuan atas kontribusinya, dampaknya nggak hanya terasa pada diri mereka sendiri. Perempuan yang diberdayakan akan membawa perubahan yang lebih luas bagi keluarga, komunitas, dan bahkan masa depan ekonomi sebuah negara.

Pada akhirnya, merayakan Hari Perempuan bukan hanya tentang kata kata inspiratif. Ini tentang menciptakan ruang yang benar-benar aman, membuka pintu kesempatan yang lebih luas, dan memastikan perempuan bisa melangkah maju tanpa hambatan.

Slow Down

Please wait a moment to post another comment