
Fokus ke moisturizing dan skin smoothing lewat Cellular Repair, SKINTIFIC hadirkan PDRN 5000 PPM dengan 95% DNA homology bantu regenerasi kulit dan boost kolagen.
PDRN menjadi salah satu ingredient yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir. Dikenal karena kemampuannya mendukung regenerasi kulit, bahan aktif ini kini naik level lewat inovasi terbaru dari SKINTIFIC yang menghadirkan PDRN dalam konsentrasi tinggi 5000 PPM dengan 95% DNA homology terhadap DNA manusia.
Lewat event RE:BRIGHT – The Skin Repair Affair, SKINTIFIC memperkenalkan pendekatan berbeda terhadap tren PDRN. Jika banyak produk di pasaran menonjolkan efek brightening instan, SKINTIFIC justru memfokuskan inovasinya pada moisturizing dan skin smoothing melalui mekanisme Cellular Repair. Artinya, hasil akhir kulit cerah dan glass skin dimulai dari fondasi kulit yang diperbaiki lebih dulu di level sel.
Baca juga: Malas Pakai Skincare Berlapis-lapis? 5 Retinol Moisturizer Ini Bisa Dipakai untuk Anti Aging!

Komitmen ini diwujudkan dalam Bright Repair Lab, sebuah mini lab installation yang mengajak tamu undangan mengeksplorasi lebih dalam tentang PDRN Bright & Smooth Moisture Gel. Di area ini, pengunjung dapat menelusuri data klinis mengenai 95% homologi DNA manusia sekaligus memahami bagaimana konsentrasi tinggi 5000 PPM bekerja optimal dalam memacu regenerasi sel dan meningkatkan produksi kolagen saat digunakan secara topikal.
Tak hanya menampilkan kekuatan PDRN, SKINTIFIC juga memperkenalkan Triple Patent Formula yang berperan sebagai radiance support system, Brightenyl®, yang bekerja melalui lima jalur penghambatan pigmentasi berbasis mikrobioma, Chronoglow untuk membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan noda, serta Symbright Plus dari fermentasi Clary Sage yang meningkatkan glow alami kulit. Kombinasi ini membuat proses repair berjalan barengan dengan efek brightening yang lebih maksimal.
Dalam sesi diskusi “The Future of Transformative Brightening”, Dr. dr. Shalina Sebayang, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV menegaskan bahwa PDRN bukan sekadar tren sesaat. Menurutnya, PDRN berfokus memperbaiki kualitas kulit dari dalam dengan merangsang regenerasi sel, meningkatkan produksi kolagen, dan mendukung proses pemulihan kulit. Dengan kata lain, glow yang dihasilkan bukan efek sementara, melainkan refleksi dari kulit yang lebih sehat secara fundamental.
Baca juga: Akhirnya Hadir di Jakarta! Ini 5 Menu The Matcha Tokyo yang Wajib Kamu Coba

Melalui RE:BRIGHT – The Skin Repair Affair, SKINTIFIC mempertegas posisinya sebagai brand yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi mengembangkan inovasi berbasis riset untuk solusi jangka panjang. Pada akhirnya, kulit cerah yang sesungguhnya dimulai dari sel yang sehat dan skin barrier yang terjaga.
Images: dok. SKINTIFIC