ic-fd

ParagonCorp Wardah Hadir dalam Pertemuan Perempuan Muslim Dunia ‘Jadal Women’s Research Dialogue’ di Qatar!

beauty
author

diaan_acil・in 3 hours

detail-thumb

Wardah hadir dalam rangka membahas ethical business dan value driven-leadership. 

ParagonCorp Wardah, pionir brand kecantikan halal asal Indonesia, kembali memperluas kiprahnya di panggung global lewat partisipasi dalam forum perempuan Muslim dunia Jadal Women’s Research Dialogue yang digelar Al Mujadilah Center and Mosque for Women, awal 2026 di Doha, Qatar. Kehadiran ini menegaskan komitmen Wardah dalam mendorong kepemimpinan perempuan dan praktik ethical business secara global, sejalan dengan semangat Wardah Beauty Moves You, bahwa kecantikan adalah kekuatan yang menggerakkan perempuan untuk bertumbuh dan memberi dampak. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi Muslim lintas negara, dengan Wardah menghadirkan Retno Marsudi dan Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV. Dalam diskusi yang sama, hadir pula Founder Oola, Qatar, Haya Al Ghanim; CEO Yayasan MySDGs, Malaysia, Anita Ahmed; dan CEO Yayasan PETRONAS, Malaysia, Shariah Nelly Francis.

Baca juga: Punya Hair Journey yang Menarik, Cardi B Luncurkan Hair Brand ‘Grow Good Beauty’!

Executive Director Al Mujadilah, Dr. Sohaira Siddiqui menjelaskan, “Selama ini, terdapat kesenjangan dan dua ruang berbeda, ada ruang akademik untuk riset dan membahas hal-hal teoritis, dan ada ruang komunitas untuk berkumpul dan membahas hal-hal praktis. Saat ini, keduanya tidak bisa dipisahkan, kedua ruang tersebut perlu dilebur agar pembahasan antara riset dan kehidupan sehari hari, antara akademisi dan praktisi, serta antara teori dan praktisi, bisa menyeluruh dan menciptakan perspektif dan referensi yang bisa diterapkan oleh seluruh perempuan muslim di seluruh dunia. Jadal diselenggarakan untuk mewujudkan hal ini, agar dapat menjadi suatu platform yang memfasilitasi knowledge exchange dan pengembangan komunitas perempuan Muslim secara global.” kata Dr Sohaira, mengutip dari siaran pers. 

ParagonCorp Wardah

Di Jadal Women’s Research Dialogue, ParagonCorp Wardah menyoroti bagaimana faith, values, dan women stewardship, menjadi fondasi dalam membentuk serta mengembangkan ethical business dan komunitas yang berkelanjutan. Di industri kecantikan, ethical business ini juga berjalan seiring dengan konsep halal, sebuah ethical framework yang mengatur seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan, formulasi, hingga klaim produk dan rantai bisnis secara menyeluruh. Kini, halal pun berkembang sebagai standar global yang merepresentasikan kualitas, keamanan, sekaligus tanggung jawab dalam setiap produk.

Sebagai pionir halal beauty, ParagonCorp Wardah menegaskan komitmennya lewat konsep Ethical Business Ecosystem as a Living Value, di mana prinsip halal diterapkan menyeluruh dari inovasi, operasional, hingga kontribusi sosial. Bagi Wardah, halal bukan sekadar label, tapi nilai yang dijalankan dari hulu ke hilir, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, cruelty-free supply chain, pemanfaatan teknologi, hingga praktik bisnis transparan dan berkelanjutan.

“Halal adalah ethical principle yang membentuk cara kami bekerja. Lebih dari sekadar bisnis, ini adalah bentuk stewardship dan tanggung jawab kami sebagai manusia,” ujar Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV. 

Baca juga: Wardah Luncurkan Skin Filter Tinted Sunscreen, Solusi Hybrid yang Bikin Tampilan Kulit Makin Fresh!

ParagonCorp Wardah

Dalam sesi kepemimpinan, Retno Marsudi menekankan bahwa purpose adalah pondasi utama pemimpin perempuan. Menurutnya, moral compass, integritas, dan nilai harus jadi pegangan agar kepemimpinan tetap berpihak pada kepentingan publik, termasuk kelompok rentan. Di forum yang sama, ParagonCorp Wardah juga membagikan hasil riset tentang aspirasi perempuan Muslim Indonesia terhadap kecantikan dan modernitas. Hasilnya, kecantikan dimaknai sebagai proses bertumbuh lewat passion, kemandirian, produktivitas, hingga keberanian yang bermuara pada kontribusi nyata.

Menariknya, generasi muda melihat kecantikan dan kepemimpinan melalui lensa purpose. Bukan sekadar penampilan, tapi juga soal integritas, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial, sambil tetap selaras dengan nilai dan iman di tengah perubahan zaman. 

Baca juga: Light+ by Wardah Luncurkan Nano-Caps Retinol + HPR Retinoid Serum Moisturizer

“Kami percaya bahwa beauty menemukan maknanya ketika ia bisa menggerakkan perempuan untuk bertumbuh dan menciptakan dampak positif bagi sesama. Berakar pada visi ParagonCorp sebagai A Purposeful Beauty Tech Company, Paragon Wardah menghadirkan nilai, etika, dan tanggung jawab sosial ke dalam dialog global. Melalui partisipasi di Jadal Women’s Research Dialogue ini, kami ingin menyuarakan dan memperkuat keterlibatan dan peran perempuan muslim untuk senantiasa mendorong perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global,” lanjut dr. Sari. 

Paragon Wardah menekankan bahwa kecantikan nggak hanya untuk dilihat, tetapi untuk dijalani, melalui tujuan, tanggung jawab, dan kontribusi yang bermakna, sejalan dengan semangat Wardah Beauty Moves You, Because Every Step Matters, for a Purposeful Movement.

 

Image: ParagonCorp Wardah.