industry news

Pat McGrath Labs Ajukan Bankruptcy, Ini Penjelasan di Balik Keputusan Chapter 11!

seo-img-article

Walaupun sudah mengajukan Chapter 11 bankruptcy, ternyata Pat McGrath Labs nggak semata-mata langsung menutup toko. Lalu, seperti apa kondisinya?

Buat para beauty enthusiasts, pasti tahu Pat McGrath Labs, brand makeup ikonis yang lahir dari tangan genius makeup artist Dame Pat McGrath dan sempat jadi sorotan global. Produk-produknya, terutama Mothership palettes yang super pigmented, sering dianggap klasik modern di beauty community. Tapi, pada awal 2026, brand ini mengejutkan banyak orang dengan pengajuan Chapter 11 bankruptcy di Amerika Serikat. Ini bukan sekadar berita biasa, melainkan sinyal penting tentang perjalanan bisnis di industri beauty yang berubah cepat dan challenging. Tapi, sebenarnya kenapa Pat McGrath mengajukan hal tersebut dan apa sih Chapter 11 bankruptcy itu? Simak artikelnya, ya!

Baca juga: Gandeng LISA BLACKPINK, Lirik Koleksi NikeSKIMS Spring ’26 yang Terinspirasi dari Ballerina!

Apa itu chapter 11 bankruptcy dan kenapa Pat McGrath Labs mengajukannya?

Chapter 11 sebenarnya bukan berarti ‘tutup toko’ secara langsung, tapi lebih pada proses hukum yang memberikan perusahaan ruang untuk merombak struktur keuangan mereka sambil tetap beroperasi. Pat McGrath Labs mengajukan Chapter 11 di Pengadilan Florida Selatan pada 22 Januari 2026, sehingga membuat rencana penjualan aset melalui lelang yang direncanakan sebelumnya jadi ditunda tak terbatas. Selama proses ini, perusahaan diizinkan meneruskan operasi sehari-hari, tetap memproduksi dan menjual produk, tapi sekaligus sambil menyusun strategi biar bisa lebih sehat secara finansial di masa depan.

Nah, jalan ini diambil juga dengan pertimbangan yang panjang. Keputusan tersebut muncul setelah brand mengalami tekanan likuiditas dan kewajiban utang yang cukup besar, bahkan diperkirakan mencapai puluhan juta dolar. Perusahaan pun sempat mengambil pinjaman jangka pendek untuk mengatasi masalah keuangan, namun nggak dapat melunasi atau membiayai kembali pinjaman itu sesuai jadwal, sehingga kondisinya makin rumit. 

Perjalanan brand sebagai Unicorn Billion-Dollar

pat mcgrath

Yes, brand Pat McGrath Labs sempat jadi beauty unicorn dengan valuasi lebih dari $1 miliar setelah investasi besar dari Eurazeo Brands pada 2018 dan dikenal sebagai salah satu Black-owned luxury beauty brand yang paling sukses di dunia. Namun sejak itu, nilai perusahaan justru mengalami penurunan drastis, sementara penjualannya juga nggak tumbuh sesuai ekspektasi mereka. Di tengah kondisi itu, investor besar pun mulai mundur dan nilai brand menurun cukup signifikan dibandingkan puncaknya beberapa tahun lalu. 

Selain tantangan finansial, perubahan tren konsumen juga turut berpengaruh dalam kasus ini. Market untuk luxury makeup yang dulunya sangat tinggi, kini menghadapi threat dari tren skincare yang lebih ringan, makeup yang makin kompetitif, hingga preferensi konsumen yang berubah cepat. Alhasil, strategi produk yang hanya fokus pada estetika yang mewah jadi kurang relevant bagi sebagian pembeli. 

Baca juga: Berkolaborasi dengan DPR Ian, Alchemist Hadirkan 2 Wewangian yang Ikonis!

Drama lender dan rencana lelang yang berhenti

Salah satu bagian yang jadi sorotan dari berita kebangkrutan ini adalah perselisihan antara Pat McGrath Labs dan pihak pemberi pinjaman (lender) terkait kewajiban yang belum dibayar. Perusahaan sempat mendapatkan pinjaman sekitar puluhan juta dolar, tapi sang lender mengklaim kalau saldo utang yang dimiliki jauh lebih besar, sehingga sempat memicu proses lelang aset brand tanpa persetujuan McGrath sendiri. Namun dengan pengajuan Chapter 11, rencana lelang tersebut akhirnya dibatalkan sementara dan menjadi bagian dari proses restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan.

Kalau melihat situasi ini, ternyata manajemen keuangan dalam industri besar yang besar itu rumit banget, lho. Jadi, nggak sekadar soal kreativitas produk dan brand storytelling, tapi juga gimana struktur modal, pinjaman, dan hubungan dengan investor bisa jadi faktor kritis dalam kelangsungan bisnis. 

Jadi, gimana ke depannya?

Walaupun berita bankruptcy kadang terdengar dramatis, pengajuan Chapter 11 justru bisa berarti bahwa brand masih berjuang untuk bertahan, bukan langsung tutup. Selama proses restrukturisasi ini, Pat McGrath Labs berencana tetap menjual produknya di toko-toko besar seperti Sephora, Ulta Beauty, dan website resmi mereka, dengan tim manajemen dan operasi yang masih berjalan seperti biasa. 

Tapi, ada beberapa kemungkinan yang perlu diantisipasi, mulai dari struktur harga produk bisa berubah, ketersediaan item tertentu yang mungkin terbatas, dan beberapa SKU yang kurang laku juga bisa jadi dihentikan produksinya. So, kalau kamu punya produk favorit dari brand Pat McGrath Labs, lebih baik untuk menyimpannya baik-baik, karena bisa jadi akan sulit ditemukan lagi.

Baca juga: Intip 5 Tren Rambut Bob yang akan Ramai di Tahun 2026!

Itulah berita terbaru di beauty industry yang cukup menghebohkan di awal tahun 2026. Meskipun begitu, kita tetap bisa support brand yang satu ini, terutama selama perjalanannya pun banyak banget kreativitas dan inovasi yang dihadirkan. Dari sederet produk yang diluncurkan Pat McGrath Labs, mana nih yang jadi favorit dan kamu harap nggak bakal discontinue?

 

Image: Dok. Brand, Allure 

Slow Down

Please wait a moment to post another comment