
Slick hair kini jadi salah satu hairstyle tercepat untuk mengatasi bad hair day dengan tampilan yang polished tanpa ribet. Intip beberapa hairstyle untuk ide slick hair selanjutnya
Bad hair day adalah hari yang nggak mungkin nggak pernah kita alamin. Kadang rambut tiba-tiba lepek, frizzy tanpa alasan, terlalu kering, atau susah diatur. Di situasi yang seperti ini, slick hair selalu jadi solusi cepat buat aku karena ngasih tampilan clean dan tetap stylish secara effortless. Bonusnya, slick hair juga membantu menyamarkan tekstur rambut yang sedang bermasalah dan yang pasti hemat waktu!
Slick hair bekerja dengan merapikan dan meratakan permukaan rambut sehingga tekstur yang sulit diatur tidak terlalu terlihat. Hasil akhirnya sleek dan polished, padahal aslinya lagi buru-buru dan butuh tampilan yang rapi! Yang bikin hairstyle ini makin wearable adalah karena slick hair cocok di berbagai jenis rambut, dari lurus, wavy, tebal, hingga keriting dan fleksibel untuk dipakai ke kantor, kampus, atau acara formal. Tidak heran slick hair viral sebagai trik andalan saat rambut sedang nggak kooperatif.
Baca juga: The Face Palette Everyone Ends Up Using: Dior Universal Glow

Untuk gaya ini, bagian depan rambut dibuat sleek dan rapat mengikuti bentuk kepala, sementara bagian belakang dibentuk bun yang sedikit messy. Kontras antara sleek dan messy membuat look ini terasa effortless tapi tetap modern. Gaya ini cocok untuk rambut wavy, ikal, atau tebal karena tekstur alami memberi volume pada bun tanpa perlu tambahan styling tools.

Ini adalah gaya yang paling klasik dan minimalis. Rambut ditarik rapat ke belakang lalu diikat untuk ngasih tampilan clean dan teratur. Slick ponytail juga efektif menyamarkan rambut lepek atau berminyak karena menghasilkan efek wet look yang terlihat sengaja. Gaya ini cocok untuk hampir semua jenis rambut, terutama lurus dan halus. Ohiya, biasanya kalau aku juga suka kalau rambut belakangnya udah di-curl, jadi lebih ngasih extra volume!

Pada gaya ini, bagian atas rambut ditarik ke belakang dan dibuat sleek, sementara bagian bawah dibiarkan terurai. Hasilnya adalah tampilan playful namun tetap polished. Half-up slick bekerja baik pada rambut panjang atau wavy karena tekstur di bagian bawah ngasih karakter visual yang menarik tanpa terlihat berantakan.
Baca juga: Trueve Perkenalkan Vita C Glow Series dengan Teknologi Dual Delivery System!

Ini adalah versi yang lebih elevated dari ponytail biasa. Setelah rambut ditarik ke belakang dan diikat, bagian ekor kemudian dikepang untuk menciptakan struktur dan dimensi. Gaya ini sangat ideal untuk aktivitas panjang karena braid membantu menahan rambut agar tetap rapi dan tidak mudah mengembang. Ini salah satu opsi yang sering aku pakai untuk olahraga dengan intensitas berat. Cocok untuk rambut sedang hingga panjang dan untuk jenis rambut yang cenderung lebih tebal.
Jadi, hairstyle ini bukan hanya trik cepat untuk menyelamatkan bad hair day, tapi juga shortcut untuk tampilan yang polished dalam hitungan menit. Fleksibilitasnya membuat hairstyle ini cocok untuk berbagai tekstur rambut dan di banyak situasi, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga event formal. Kamu tertarik untuk cobain yang mana?:D