
Salah satu karakter yang ada di Pop Mart ternyata memiliki makna mulia di balik kehadirannya, lho!
Kalau kamu melihat secara menyeluruh koleksi Pop Mart, ada salah satu karakter berwarna kuning dan menyita perhatian yaitu Twinkle Twinkle. Bukan Labubu, bukan Hacipupu maupun Crybaby, karakter ini berhasil memikat anak muda seperti penggemar boy group EXO karena diketahui para member-nya sibuk melaksanakan comeback setelah sekian lama, berbondong-bondong menggunakan plush pendant Twinkle Twinkle. Berbeda dari karakter collectible pada umumnya, Twinkle Twinkle hadir dengan konsep yang lebih emosional dan sarat pesan.
Baca juga: Ini 9 Best Looks Selebriti Dunia di Golden Globes Awards versi FD!

Twinkle Twinkle diciptakan sebagai “penjaga bintang”, simbol kecil yang merepresentasikan cahaya, harapan, dan keberanian di tengah kegelapan. Dibuat oleh Da Xin dan A Li, ceritanya berangkat dari gagasan sederhana yaitu setiap orang memiliki sinar masing-masing, sekecil apa pun itu. Filosofi ini membuat Twinkle Twinkle terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang sering mencari bentuk healing lewat hal-hal sederhana. Inilah yang membuat karakter ini nggak cuma lucu untuk dikoleksi, tetapi juga punya makna emosional yang kuat.

Pada tahun 2025, Twinkle Twinkle dipercaya menjadi karakter utama dalam Shanghai International Light Festival ke-2. Instalasi lampu raksasa berbentuk Twinkle Twinkle dipasang di kawasan ikonis The Bund dan langsung menjadi daya tarik utama festival. Patung-patung bercahaya ini nggak cuma mempercantik pemandangan kota, tapi juga menjadi spot foto favorit wisatawan. Kehadiran Twinkle Twinkle di ruang publik memperkuat posisinya sebagai karakter yang mampu menjembatani seni, hiburan, dan emosi.
Baca juga: Ini Koleksi LEGO Set Dewasa yang Cocok Jadi Kado Awal Tahun!

Nggak cuma visualnya yang menarik dan menggemaskan, kolaborasi Pop Mart dalam festival ini juga membawa pesan kemanusiaan. Twinkle Twinkle digunakan sebagai simbol inklusi dengan melibatkan anak-anak penyandang autisme, yang kerap dijuluki “anak-anak bintang”, dalam proses penciptaan karya seni cahaya. Kolaborasi ini menegaskan bahwa karakter Twinkle Twinkle bukan sekadar IP komersial, tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan tentang empati, kasih sayang, dan penerimaan.

Setelah festival cahaya berakhir, Pop Mart melanjutkan perayaan Twinkle Twinkle lewat pameran bertajuk “Savor the Moment” di L+MALL, Pudong, hingga akhir November 2025. Di pameran ini, pengunjung disuguhi patung Twinkle Twinkle setinggi lima meter serta lorong cahaya sepanjang 50 meter yang dirancang untuk menciptakan pengalaman visual yang menenangkan. Konsep pameran ini kembali menegaskan karakter Twinkle Twinkle sebagai simbol momen kecil yang layak dirayakan.
Baca juga: Liburan Bareng Bestie? Ini Cara Gampang untuk Bikin Konten Bareng!
Setiap seri Twinkle Twinkle memiliki cerita dan kepribadian yang berbeda, mulai dari tema keberanian, kesepian, hingga kehangatan. Itulah beberapa fakta menarik seputar Twinkle Twinkle yang nggak cuma menggemaskan, tapi memiliki makna yang besar dan hangat. Gimana nih, kamu tertarik untuk membelinya, nggak?
Image: dok. Pop Mart