skincare
in 3 hours
Bakal Trending di 2026, Ini 4 Fakta tentang Kandungan Skincare Exosome
Memasuki tahun 2026, beauty industry pasti punya gebrakan baru. Nah, salah satu yang diprediksikan bakal jadi tren adalah kandungan skincare exosome!
Kalau kamu termasuk skincare lover yang suka update tren terbaru, pasti pernah dengar tentang exosome. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah ini semakin sering muncul di produk skincare premium dan perawatan klinik, dan prediksi tren kecantikan untuk 2026 pun memasukkan exosome sebagai ingredient yang akan makin populer di dunia skincare.
Mungkin namanya terdengar sciencey banget, ya? Tapi, ini bukan sekadar buzzword, melainkan exosome punya potensi besar dalam merawat kulit secara lebih dalam. Bahkan, exosome digadang-gadang sebagai salah satu breakthrough di beauty industry karena kemampuannya yang unik dalam komunikasi antar-sel dan regenerasi kulit. Penasaran kan, seperti apa sih karakteristik kandungan ini? Yuk, simak fakta berikut ini!
Baca juga: Intip 5 Tren Rambut Bob yang akan Ramai di Tahun 2026!
Exosome punya peranan penting sebagai “kurir” untuk sel

Exosome adalah vesikel mikro yang dikeluarkan oleh hampir semua sel hidup di tubuh kita. Lebih gampangnya, exosome adalah “kurir” yang membawa pesan protein, lipid, dan molekul lainnya antar sel. Fungsi utamanya adalah membantu sel-sel berkomunikasi dan mengatur proses penting seperti perbaikan dan regenerasi jaringan. Dalam konteks skincare, exosome berpikir seperti messenger yang memberi instruksi kepada kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri. Hal itu jugalah yang jadi alasan kenapa banyak ahli menyebut exosome sebagai delivery mechanism atau mediator biologis ketimbang sekadar “bahan aktif” biasa karena mereka memberi tahu sel apa yang harus dilakukan agar kulit kelihatan lebih sehat dan resilient.
Bekerja di level yang lebih dalam daripada active ingredients biasa
Karena ukurannya yang super kecil, bahkan ribuan kali lebih kecil dari lebar rambut manusia, exosome punya kemampuan unik untuk menjangkau lapisan lebih dalam kulit dan membantu mengantarkan sinyal biologis langsung ke sel yang ditargetkan. Itulah yang bikin exosome berbeda dari banyak bahan skincare yang cuma bekerja di permukaan kulit saja. Dengan cara ini, exosome bisa bantu proses regenerasi kulit, mendukung produksi kolagen, serta memperbaiki tekstur kulit secara lebih optimal.
Baca juga: 10 Skincare Pemenang FD Best of Beauty Awards yang Bisa Jadi Kado Akhir Tahun!
Ada beragam sumber exosome yang bisa digunakan

Ternyata, exosome dalam skincare bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk tanaman, hewan, atau bahkan sel manusia yang dikultur di laboratorium, lho. Itu karena penggunaan sel manusia punya kekhawatiran regulasi dan standar keamanan yang ketat, sehingga banyak brand skincare yang akhirnya memilih plant-derived exosome yang lebih stabil, ramah lingkungan, dan sesuai dengan banyak preferensi konsumen.
Punya banyak manfaat yang multitasking
Umumnya, skincare ingredient punya satu fokus utama, misalnya vitamin C untuk mencerahkan kulit atau retinol buat anti-aging, tapi exosome justru punya banyak manfaat alias multifungsi. Exosome berperan untuk merangsang produksi kolagen dan elastin agar kulit lebih kenyal dan plump, membantu memperbaiki tekstur kulit sehingga kelihatan lebih halus dan sehat, menjaga skin barrier, hingga menghidrasi kulit dan bantu menenangkan kulit yang iritasi atau kemerahan. Keren, bukan?
Baca juga: Dari Liburan sampai Treatment Kecantikan, Ini Wishlist 2026 Tim Editorial FD
Itu dia fakta tentang exosome, ingredient yang bakal tren di tahun 2026. Jadi, kalau kamu lihat kata exosome muncul dalam list kandungan skincare di tahun ini, kamu sudah punya gambaran seperti apa cara kerja dan manfaatnya. Gimana nih, kamu tertarik untuk cobain skincare yang mengandung exosome, nggak? Share di kolom comment, ya!
Image: iStock



