hair care

Review Dyson Supersonic r™: Hair Dryer Super Ringan yang Bikin Rambut Glow Up!

seo-img-article

I’ve been a bob girl for years. Tapi di awal tahun ini cita-cita kecilku tercapai. Yup, aku berhasil manjangin rambut selama setahun dan rambutku makin sehat! Salah satu faktor pendukung terbesarnya adalah Dyson Supersonic r™. Kok bisa? Baca review-nya ya! 

 

Dari kecil, aku punya hubungan yang cukup complicated sama rambut sendiri. Teksturnya wavy, gampang frizzy, dan cukup rentan rontok. Berbagai model potongan sudah dicoba. Embrace tekstur alami rambut juga pernah. Tapi entah kenapa, most of the times aku prefer rambutku tampil rapi dan lebih lurus. Rasanya lebih percaya diri dan put-together aja.

 

Terakhir aku potong rambut akhir Desember 2024 lalu–with my favorite hairdresser, Diana Hadisuwarno. Waktu itu punya goal untuk manjangin rambut tapi masih pesimis.

Nah, selama bertahun-tahun aku jarang banget berhasil manjangin rambut. Alasannya klasik: setiap panjangnya “nanggung”, rambut jadi lebih susah diatur (ngeringinnya effort banget), makin kering dan rontok. 

Baca juga: Ini Rekomendasi Hair Care Pemenang FD Best of Beauty Awards 2025 yang Bisa Bikin Rambut Lebih Sehat!

So, waktu pertama kali coba Dyson Supersonic r™, fokus utamaku memang bukan soal styling yang fancy, tapi lebih ke apakah hair dryer ini bisa jadi pilihan yang lebih aman buat rambutku, bikin proses styling sehari-hari jadi lebih ringan, dan nggak bikin aku pingin cepet-cepet potong rambut.

Dan ternyata… iya, efeknya terasa!

 

Ringan Banget, Tangan Nggak Cepat Capek

First impression yang langsung aku notice: hair dryer ini ringan banget! Kira-kira Dyson Supersonic r™ ini 30% lebih kecil dan 20% lebih ringan dibanding Dyson Supersonic™ yang terdahulu. Ini tipe hair dryer yang bisa dipakai cukup lama tanpa bikin tangan pegal, terutama kalau kamu terbiasa blow rambut sambil styling sendiri di rumah. Supersonic r™ ini semacam versi upgrade yang lebih fun dan user-friendly

Secara desain, Dyson Supersonic r™ juga punya bentuk yang melengkung, jadi memudahkan menjangkau area akar dan belakang kepala. Buat aku yang rambutnya gampang lepek di akar tapi frizzy di tengah sampai ujung, ini membantu banget. 

 

Panasnya Lebih “Kalem” dan Adjustable

Sebagai pemilik kulit kepala sensitif dan hobi nyatok setiap hari, pengaturan suhu adalah faktor penting buatku. Dyson Supersonic r™ punya intelligent heat control yang menjaga panas tetap stabil supaya rambut dan kulit kepala nggak overheat.

Hasilnya? Ngga ada sensasi panas yang tiba-tiba menyengat, rambut terasa lebih halus, nggak sekering biasanya, dan terlihat lebih shiny walaupun tetap kena panas. Setelah beberapa kali pakai, aku juga ngerasa rambut jadi lebih gampang diatur dan nggak terlalu frizzy setelah kering.

 

Blow Dry-nya Bikin Rambut Lebih “Nurut”

Ini bagian yang cukup bikin aku kaget. Biasanya, setelah hair drying, aku masih harus kerja ekstra pakai catokan supaya hasil akhir styling-an sleek dan tahan seharian. Tapi dengan Dyson Supersonic r™, rambut sudah jatuh lebih rapi dan smooth dari awal. Jadi setelah ngeringin rambut pakai ini, proses nyatok jadi lebih cepat, rambut lebih gampang dibentuk dan hasilnya tahan lama. 

Honest Review Dyson Supersonic r Female Daily

Tampilan rambutku di bulan Januari 2026 ini setelah di-blow dry pakai Dyson Supersonic r. Walaupun bentuknya belum “mateng”, tapi udah rapi dan nggak frizzy!

Baca juga: lavojoy Kenalkan Repair Me Now Series yang Ampuh Kembalikan Kesehatan Rambut!

Buat rambut frizzy dan gampang rontok atau patah, ini big win karena artinya paparan panas total bisa dikurangi.

 

Attachment-nya Banyak, Tapi Ini 2 Favoritku!

Salah satu keunggulan Dyson Supersonic r™ adalah attachment-nya yang lengkap dan thoughtfully designed. Dari semuanya, ada dua yang jadi favorit dan paling sering aku pakai:

Gentle Air Attachment

Dyson Supersonic rBasic rule saat ngeringin rambut adalah untuk fokus di bagian akar lebih dulu supaya rambut lebih volumized dan sehat. Attachment ini juara banget buat kulit kepala. Anginnya lembut tapi tetap efektif buat mengeringkan akar rambut secara merata, tanpa bikin kulit kepala terasa kepanasan. Cocok buat rambut rontok, gampang lepek dan scalp yang sensitif.

Pro Concentrator

Kalau kamu suka blow rambut sendiri tapi mau hasilnya kelihatan lebih rapi, ini attachment wajib. Aliran udaranya fokus karena ujung nozzle-nya pipih, jadi bentuk rambut lebih terkontrol dan hasil blow amatir pun kelihatan lebih smooth!

Review Dyson Supersonic r

Attachment lainnya yang terdiri dari Powerful Air Attachment, Smoothing Nozzle dan Flyaway Attachment juga tetap aku pakai banget sesuai kebutuhan sehari-hari. 

 

Jadi, Worth It Nggak?

Dari POV orang yang lagi mau lebih fokus ke kesehatan rambut, tapi nggak punya banyak waktu dan energi untuk styling sendiri atau ke salon, menurutku Dyson Supersonic r™ adalah investasi yang recommended banget. Hair dryer ini berhasil bantu aku dapetin rambut yang terlihat lebih sehat, halus, kuat dan gampang diatur. Manjangin rambut pun jadi makin semangat. Dan jujur, once you go Dyson-ed, it’s really hard to turn back! hehe

Saat ini Dyson Supersonic rtelah tersedia di seluruh gerai Dyson dan situs resminya di Indonesia, dengan harga Rp9.799.000. Jadi, balik lagi ke budget dan pertimbangan masing-masing yah. Aku pribadi setelah pakai hair-dryer “pintar” ini, udah hampir nggak pernah ke salon lagi kalau cuma untuk cuci-blowLet me know what you think!

 

Images: Dok. Rahmi Davita, Dok. Dyson

 

Slow Down

Please wait a moment to post another comment