
SAFF&Co. hadirkan Kie Raha dan Rae Nira, dua parfum yang rayakan aroma khas Indonesia lewat kehangatan cajuput dalam sentuhan modern.
Ada aroma yang langsung membawa kita pulang ke masa kecil, hangat, menenangkan, dan begitu familiar. Aroma yang lekat dengan pelukan ibu, semilir udara setelah hujan, atau kayu putih yang menenangkan saat tubuh lelah. Kini, SAFF&Co., brand wewangian asal Indonesia, mengubah memori itu menjadi karya yang elegan lewat peluncuran dua parfum terbarunya, Kie Raha dan Rae Nira.
Lewat koleksi ini, SAFF&Co. menghadirkan interpretasi baru terhadap cajuput atau kayu putih, bahan khas Indonesia yang selama ini identik dengan kehangatan dan perawatan, kini diangkat menjadi aroma mewah yang modern dan berkarakter.
Baca juga: 5 Lip Care Routine untuk Bantu Mencerahkan Bibir dengan Aman, Bye Bibir Kusam!

Minyak kayu putih mungkin selalu lekat dengan tradisi dan kenangan masa kecil. Tapi SAFF&Co. berhasil memadukannya dengan estetika kontemporer yang bisa dinikmati lintas generasi. “Kami berusaha menghadirkan koleksi yang relevan bagi berbagai generasi,” ujar Fissilmi Khansa, Head of Innovation PT Cerita Kreatif Indonesia. “Mulai dari generasi terdahulu yang mengenal Cajuput sebagai herbal tradisional, hingga generasi kini yang mendambakan aroma kontemporer tanpa kehilangan esensi hangatnya.”

Pada koleksi Cajuput ini ada Kie Raha yang terinspirasi dari Ternate, nama Kie Raha berarti Empat Gunung, simbol dari empat kerajaan besar di Maluku Utara yang berperan penting dalam sejarah Nusantara. Diciptakan oleh perfumer asal Jepang Nanako Ogi, Kie Raha menghadirkan aroma yang menenangkan sekaligus membumi.
Perpaduan cajuput, yuzu, dan bigarade di awal menciptakan kesan segar dan menyegarkan. Lalu, aroma aquamare, orchid, dan crystal amber menghadirkan sentuhan akuatik yang menenangkan, sebelum akhirnya sulawesi patchouli, red cedar, dan sandalwood menutup dengan kehangatan khas tanah Indonesia.
Baca juga: Rekomendasi Body Lotion yang Juga Bantu Bikin Kulit Cerah & Glowing!
Selanjutnya, Rae Nira yang bermakna inti cahaya, menampilkan sisi lembut dan feminin dari cajuput. Parfum karya Linda Song, perfumer Korea-Amerika ini, menghadirkan sensasi kehangatan yang lembut, seperti cahaya sore yang menyinari kenangan. Kombinasi cajuput, lavender, dan bigarade di awal berpadu harmonis dengan jasmine sambac, calypsone, dan immortelle, menciptakan aroma floral dengan sentuhan akuatik. Lalu di akhir, perpaduan tolu balsam, golden amber, dan cashmere memberi sensasi yang menenangkan yang membekas lama di kulit.
Melalui Kie Raha dan Rae Nira, SAFF&Co. Nggak hanya merilis parfum baru, tapi juga menghadirkan simbol cinta terhadap warisan alam dan budaya Indonesia. Dengan cajuput sebagai jantung aromanya, kedua parfum ini menjadi bentuk nyata bagaimana sesuatu yang dekat dan familiar bisa dihadirkan dalam wujud yang mewah, modern, dan universal.
“Aromanya terasa intim namun universal, klasik sekaligus modern,” tutur Linda Song. “Inilah nostalgia yang dihadirkan kembali dalam wujud baru.” Koleksi cajuput Kie Raha dan Rae Nira akan diluncurkan pada 11 November 2025, dalam kemasan khas SAFF&Co. 35 ml, dan tersedia di toko resmi, situs saffnco.com, serta marketplace resmi SAFF&Co.
Baca juga: Jatuh Cinta dalam Sekali Usap, barenbliss Rilis Aura Mood Transferproof Lip Cream!
So, tertarik untuk membeli rilisan terbaru ini? Kalau iya, kamu tertarik untuk bawa pulang yang mana?
Images: Dok. SAFF&Co.