ic-fd

Wardah Gandeng Al Mujadilah Center Qatar untuk Perkuat Women Leadership Global!

industry news
author

diaan_acil・21 May 2025

detail-thumb

Wardah berkolaborasi dengan Al Mujadilah Center Qatar untuk perkuat ekosistem global women leadership, “Rooted in Faith, Impactful for the Greater Good”. 

Wardah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perempuan melalui kolaborasi global bersama Al Mujadilah Women Center, Qatar. Bertajuk “Rooted in Faith, Impactful for the Greater Good,” kolaborasi ini resmi dimulai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Doha, Qatar pada tanggal 18 Mei 2025.

MoU ini ditandatangani oleh Amalia Sarah Santi selaku EVP dan Global Chief Business Officer ParagonCorp dan Dr. Sohaira Siddiqui, Direktur Eksekutif Al Mujadilah Center. Dalam momen bersejarah ini, dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV (Deputy CEO ParagonCorp) serta H.E. Retno Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri Indonesia dan sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship of Global Impact juga turut hadir dan menjadi panelis di acara ini.

Baca juga: Dari Indonesia sampai Italia, Oasea Perkenalkan Produknya di Cosmoprof Bologna 2025!

Wardah dan Al Mujadilah Center Perkuat Women Leadership Global!

Menyatukan iman, ilmu, dan kepemimpinan 

Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem kepemimpinan perempuan yang berakar pada nilai-nilai iman, ilmu pengetahuan, dan aksi nyata berdampak sosial. Beberapa inisiatif yang akan dijalankan meliputi program capacity building bagi perempuan, pertukaran informasi dan riset, hingga dialog lintas budaya dan negara. “Raising our voice is not a loss of modesty, it’s an act of faith,” ujar Amalia Sarah Santi, mengutip dari siaran pers. “Kolaborasi ini akan melahirkan ruang aman bagi perempuan untuk tumbuh dan berdampak secara global.”

Dialog global: Perempuan dalam iman, bisnis, dan diplomasi 

Sebagai bagian dari kolaborasi antara Wardah dan Al Mujadilah Center Qatar, Global Women Leadership Dialogue dengan tema “Leading with Purpose: Women in Faith, Business, and Global Policy” digelar dengan menghadirkan tokoh inspiratif seperti Dr. Sohaira Siddiqui, Retno Marsudi, dan dr. Sari Chairunnisa, dan dimoderatori oleh Brand Ambassador Wardah, Dewi Sandra. Para pembicara sepakat bahwa kepemimpinan perempuan adalah kunci menuju masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan. “Ketika perempuan dilibatkan dalam negosiasi perdamaian, hasilnya cenderung lebih tahan lama,” ujar Retno Marsudi. “Diplomasi hari ini bukan hanya soal negara, tapi juga tentang empati dan kolaborasi lintas manusia.”

Baca juga: White Camellia: Rahasia Kulit Kenyal dan Sehat Bercahaya ala CHANEL

Wardah dan Al Mujadilah Center Perkuat Women Leadership Global!

Menyiapkan pemimpin muda muslimah 

Salah satu program unggulan dari kolaborasi ini adalah Ri’āya Young Adult Stewardship Program, yang ditujukan untuk perempuan usia 17–20 tahun. Program ini menggabungkan pendidikan akademis dan praktikal, mentorship, serta pembelajaran berbasis nilai untuk membentuk generasi pemimpin perempuan masa depan. Dr. Sohaira Siddiqui menegaskan bahwa perempuan telah berkontribusi dalam sejarah jauh sebelum istilah breaking the glass ceiling populer. “Kita perlu membuka kembali sejarah dan melihat bahwa perempuan sejak zaman Nabi telah menjadi pemimpin, tanpa meninggalkan fitrahnya sebagai perempuan.”

Untuk perempuan, untuk dunia 

Wardah lewat kolaborasi ini menegaskan kembali visinya: mendukung perempuan untuk memimpin dan memberi dampak lebih luas. Inisiatif seperti Women Space, House of W, hingga ekspansi global ke negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah adalah wujud nyata komitmen ini. Dewi Sandra menutup sesi dengan pesan yang kuat, “Setiap perempuan punya cerita. Dan saat perempuan saling mendukung, perubahan besar bisa terjadi.”

Baca juga: Kembali Jadi Trend, Lirik 3 Brand Lokal dengan Pattern Hijab yang Cantik!

Itu dia movement terbaru dari Wardah. Sangat menginspirasi para perempuan, bukan?

 

Image: Paragon Wardah