Lifestyle

Mulai dari Seni sampai Kuliner, Inilah Rekomendasi Buku Bacaan Menjelang Buka Puasa

seo-img-article

Kalau buku dikatakan sebagai “jendela dunia”, rasanya buku-buku di bawah ini bisa kamu baca untuk tahu sisi positif dan cara berpikir orang lain secara unik! Bisa jadi self-therapy sekalian memanjakan mata dengan visual yang menarik. 

Buku masih jadi media yang masih banyak digemari sampai saat ini. Ya walaupun tidak bisa dipungkiri kalau media digital sudah mulai menggeser popularitas buku. Banyak orang sudah bisa membaca e-book yang lebih mudah diakses dan simple.

Kalau saya sendiri, masih membaca buku dalam bentuk fisik, walaupun tidak sesering dulu. Selain menambah wawasan saya tentang hal baru, banyak cerita yang saya temukan entah dari proses pembuatannya, ide, bahkan eksekusinya. Buku-buku di bawah ini menceritakan banyak peristiwa yang sederhana but has a bigger value! Kamu bisa coba membacanya sambil menunggu buka puasa atau waktu senggang lainnya.

In Bibi’s Kitchen

 

Isi dari buku ini sebenarnya sederhana hanya berupa resep masakan. Tapi, cerita di balik tangan wanita-wanita yang memasak ini yang jadi luar biasa. Buku yang diterbitkan oleh Penguin Random House ini menceritakan Hawa Hassan, chef asal Somalia yang sudah membuka restorannya sendiri. Hingga akhirnya ia menyusun resep makanan dan cerita dari wnaita-wanita Afrika yang mulai berkunjung ke India. Ada 8 negara Afrika yang tertulis dalam buku ini mulai dari Eritrea, Somalia, South Africa, Kenya, Tanzania, Mozambique, Madagascar dan Comoro Island.  Hawa ingin mengangkat kisah wanita dalam hal memasak yang selama ini sering redup dengan kepopuleran chef pria. Ia ingin mengangkat kekuatan perempuan secara sederhana dalam tiap masakan yang mereka buat. Bagi yang penasaran kenapa nama “Bibi” yang jadi fokus utamanya, “Bibi” adalah nenek dari bahasa Somalia.

American Gardens by Monty Don

Buku ini masih tergolong baru yang diterbitkan pada 2020 lalu yang menceritakan kisah Monty Don dan rekannya Derry Moore dalam menjelajahi Afrika dan berperan penting dengan munculnya taman-taman estetik yang ada. Monty Don memang ahli perkebunan asal Britania Raya. Visi yang ia bangun cukup sederhana, mau meningkatkan green spaces di banyak negara. Menurutnya lahan hijau ini penting untuk kehidupan kita di masa depan. Bukan sekedar kebun biasa, Monty Don akan merancangnya menjadi bentuk yang lebih indah. Bahkan, Monty Don dan Derry mengunjungi taman Amerika yang terkenal seperti Thomas Jefferson’s Monticello estate dan Longwood Gardens di Delaware. Buku ini cocok sekali untuk self therapy dengan pemandangan yang tenang.

Baca juga: Ini Dia 5 Planner Book Unik yang Bikin Semangat di 2021! 

Vital Voices : 100 Women Using Their Power to Empower

 

Memang benar ya kalau wanita sudah bersatu, they can run the world! Saat pertama kali melihat buku ini, saya kagum sekali dengan ilustrasi yang dibuat oleh Gayle Kabaker. Sesuai dengan judulnya, buku ini adalah kumpulan kisah wanita pemberani yang menyuarakan haknya untuk keadilan dan kesejahteraan. Setiap wanita menceritakan awal kisah mereka dan cara berjuang dengan kepribadian yang beragam. Ada cerita dari Serena Williams, Hillary Clinton, Christine Legarde dan Samar Minall Ah Khan yang bisa kamu temukan di sini. Masih hangat diterbitkan pada September 2020 lalu, read this book to boost up your energy!

Anni and Josef Albers : Equal and Unequal

Pertama kali saya melihat book cover-nya, saya mengira ini adalah buku desain atau fashion. Nyatanya ini menceritakan kisah dua sejoli dari dua bidang kreatif yang berbeda. Josef adalah seorang guru sekaligus pelukis dan desainer. Sedangkan Anni bekerja sebagai seniman di bidang tekstil dan ahli grafis. Buat yang suka dengan lukisan dan keindahan, this is a gift for you! Akan ada lebih dari 750 karya yang mereka buat dan pertama kali diterbitkan dalam buku ini. Ditambah dengan lika-liku perjalanan keduanya dalam menjalani hubungan dan ideologi dari dua minat yang berbeda. Bisa dikatakan buku ini merupakan biografi keduanya yang pernah bekerjasama dengan seniman hebat lainnya seperti Ruth Asawa dan Philip Johnson. Satu kutipan yang saya suka dari buku ini ketika Anni dan Josef Albers menganggap kalau seni adalah pusat keberadaan manusia.

Baca jugaIt Starts with You, Jurnal Kolaborasi dengan Girls Beyond dan CEO Female Daily, Hanifa Ambadar

Accidentally Wes Anderson

Secara singkat, buku ini akan menceritakan kisah Wes Anderson sebagai seorang filmmaker dan prosesnya menemukan ide untuk setiap karya yang dibuat. Moonrise Kingdom dan The Grand Budapest Hotel karya Anderson ini menjadi film yang terkenal di pasaran sampai sekarang. Menariknya, ada beberapa karakteristik yang bisa kamu temukan dari karya Anderson. Perpaduan warna merah muda, biru, oranye, langit senja, dan dreamy skies akan kamu temukan. Bahkan Anderson seringkali berkunjung ke banyak tempat untuk menampilkan footage bangunan unik dengan perfectly symmetrical architecture sebagai dasarnya. Kebayang ya kalau karya yang dibuat pasti estetik dan tidak main-main. Buku ini juga dilengkapi gambar pendukung dari set lokasi yang pernah Anderson kunjungi untuk memanjakan mata pembaca.

 

Buku-buku di atas bisa kamu baca untuk self-therapy dengan bahasan yang ringan dan visual menarik! Dari beberapa tema bacaan di atas, mana yang paling kamu suka? Kalau saya sendiri tertarik dengan kisah Anni and Josef Albers. Dari dua bidang yang beda, tapi mereka berhasil membuat karya bersama yang indah. Speechless!

 

 

 

 

 

Image : goodreads.com, vitalvoicer.org, freepik.com

jeanetteevita

jeanetteevita

-

Slow Down

Please wait a moment to post another comment