Exclusive Interview Bersama Owner & Research Director dari Bio-Oil, Justin Letschert & David Letschert

Exclusive Interview Bersama Owner & Research Director dari Bio-Oil, Justin Letschert & David Letschert

Sukses menjadi Minyak Perawatan Kulit bagi banyak orang, Bio-Oil kembali menarik hati pasar dengan Bio-Oil Gel Kulit Kering.

Bio-Oil sudah menjadi salah satu produk penting yang menjadi bagian dari skincare regime saya. Mulai dari Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit, hingga Bio-Oil Gel Kulit Kering. Keduanya berbahan dasar minyak dan masing-masing memiliki formula yang unik, dan bekerja dengan sangat baik mengatasi permasalahan kulit. Bikin saya penasaran, siapa sih tokoh di balik kesuksesan Bio-Oil?

Justin Letschert & David Letschert merupakan dua tokoh yang menjadi kunci keberhasilan Bio-Oil. Mereka mengumpulkan testimoni dari pengguna Bio-Oil dan menemukan bahwa mereka menggunakannya lebih dari sekadar untuk mengatasi kulit kering – mereka juga menyatakan Bio-Oil berhasil dalam mengobati bekas luka, stretch marks, dan hiperpigmentasi. Setelah menerima lebih banyak feedback positif melalui uji klinis mereka sendiri, Justin dan David memperbarui kemasan untuk memasarkan Bio-Oil sebagai sebuah produk spesialis perawatan kulit yang menawarkan solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit. Hingga akhirnya setelah lebih dari 30 tahun sejak hadirnya Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit, mereka memperkenalkan terobosan terbaru Bio-Oil yaitu Bio-Oil Gel Kulit Kering. Saat ini, Bio-Oil telah dikenal sebagai brand di lebih dari 50 negara di lima benua, dan terus menerus memenangkan berbagai penghargaan internasional dan nasional hingga saat ini.

Ingin mempelajari lebih dalam, saya mendapatkan kesempatan untuk berbincang secara langsung bersama Justin Letschert & David Letschert dan mengenal lebih dalam tentang Bio-Oil. Here’s how it goes:

BIO OIL 3

Baca juga: Welcome to Indonesia, Bio-Oil!

Apa Inspirasi Dibalik Bio-Oil Gel Kulit Kering? Kenapa Memilih Tekstur Gel dari Berbagai Formula yang Ada Sebagai Inovasi Terbaru?

“Kalau bicara tentang tekstur gel, kita harus flashback terlebih dahulu mulai dari produk pertama yang kami keluarkan yaitu Minyak Perawatan Kulit. Bio-Oil merupakan salah satu pelopor yang menonjolkan Minyak Perawatan sebagai solusi berbagai permasalahan kulit kepada market secara global. Kami sangat percaya dengan khasiat dari Minyak Perawatan untuk bekas luka dan stretch mark ini, merilisnya ke seluruh penjuru bumi hingga menjadi best seller. Itu sebabnya kami sering mengatakan bahwa cara terbaik untuk merawat kulit adalah dengan menggunakan oil atau minyak karena kulit bersifat lipophilic atau mudah menyerap minyak, dan sebaliknya malah hydrophobic atau sulit menyerap air.

Tapi kalau kamu coba memerhatikan kulit kering, pasar kulit kering selama beberapa ratus tahun belakangan biasanya diatasi dengan menggunakan cream, lotion, atau butter, yang pada umumnya mengandung 70%-80% air. Itu sebabnya kenapa ketika kami mengetahui hal ini, kami berpikir untuk berinovasi menggantikan air dengan oil yang lebih mudah diserap kulit dan lebih ampuh mengatasi kulit kering. Nah, karena kami betul-betul merasakan khasiat oil berdasarkan praktek, kami membentuk Bio-Oil Gel Kulit Kering formula yang ketika diaplikasikan akan dissolve menjadi oil. Kami ingin membentuk lapisan occlusive dan oil adalah salah satu media yang sangat baik untuk mewujudkannya. Kami mengubah yang biasanya 80% air menjadi 84% oil, dan membentuk formula gel-in-oil yang bersifat lebih occlusive dibandingkan dengan formula oil biasanya. Gel ini terbentuk akibat pemrosesan oil untuk meningkatkan efikasinya bagi kulit kering sehingga bisa merawat kulit kering, bahkan untuk para penderita kulit kering yang kronis.”

Jadi Sebetulnya Apa Perbedaan Utama Antara Bio-Oil Gel Kulit Kering dan Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit?

“Perbedaannya terletak pada fungsi utamanya. Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit fokus untuk mengatasi bekas luka dan stretch marks, walaupun bisa juga digunakan untuk melembapkan kulit kering. Sedangkan Bio-Oil Gel Kulit Kering yang terbentuk dari 84% oil dibentuk dengan ingredients khusus untuk kulit kering berbentuk humectants seperti Hyaluronic Acid, Glycerin, Sodium PCA yang nggak terkandung di Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit. Jadi Bio Oil Minyak Perawatan Kulit untuk bekas luka dan stretch marks, sedangkan Bio-Oil Gel khusus untuk kulit kering.”

BIO OIL 4

Apa yang Membuat Bio-Oil Gel Kulit Kering Berbeda dari Produk Moisturizer Lainnya?

“Cara termudah untuk menjelaskan hal ini, biasanya moisturizer lain akan terasa dingin kalau diaplikasikan ke kulit. Alasannya adalah karena produk moisturizer biasanya mengandung 70%-80% air. Sedangkan balik lagi seperti yang tadi dijelaskan, kulit bersifat menolak air. Air yang ada dalam moisturizer akan menguap sehingga menghasilkan efek dingin. Sedangkan Bio-Oil Gel Kulit Kering nggak akan memberikan sensasi dingin karena hanya mengandung sangat sedikit air sekitar 3%. Sisanya berupa oil, butter, wax, dan humectant lainnya. Oil ini yang berperan penting sebagai oklusif, membentuk layer pada kulit dan menahan kelembapan kulit.”

Apakah Produk Ini Cocok untuk Segala Jenis Kulit? Terutama yang Menderita Atopic Dermatitis maupun Eczema.

“Kalau bahas tentang Atopic Dermatitis maupun Eczema, kita sedang membicarakan tentang kondisi kulit yang sedang rusak atau bahkan terluka. Walaupun memang Bio-Oil Gel Kulit Kering mendapat banyak feedback baik dari mereka yang mengalami Eczema, saran kami hal terbaik untuk dilakukan kalau sudah mengalami kondisi klinis seperti ini adalah tetap konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan secara klinis. Tapi untuk kondisi kulit yang normal, Bio-Oil Gel Kulit Kering cocok digunakan untuk segala jenis kulit bahkan untuk penderita kulit kering kronis.”

BIO OIL 5

Baca juga: Bio Oil, Skincare Praktis untuk DIY dan Traveling

Apakah Bio-Oil Gel Kulit Kering dan Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit Bisa Digunakan Secara Bersamaan untuk Mendapatkan Manfaatnya?

“Tentu saja bisa. Tapi saya tetap menyarankan kalau kamu memiliki bekas luka atau stretch marks kamu gunakan Minyak Perawatan Kulit, dan kalau kamu punya kulit kering yang bersifat mild, kamu masih bisa gunakan minyak ini untuk mengatasinya. Tapi kalau kulit keringmu cukup parah atau bahkan kronis, maka lebih baik gunakan Bio-Oil Gel Kulit Kering. Kalau kamu memiliki bekas luka, stretch marks, dan kulit yang sangat kering, maka kamu bisa gunakan keduanya.”

So, itu dia adalah hasil wawancara dengan Owner & Research Director dari Bio-Oil, Justin Letscher & David Letschert. Bio-Oil Minyak Perawatan Kulit tersedia dengan berbagai ukuran yaitu 25ml, 60ml, 125ml, maupun 200ml. Sedangkan Bio-Oil Gel Kulit kering tersedia dalam ukuran 50ml, 100ml, dan 200ml. Keduanya sudah tersedia di e-commerce dan marketplace kesayanganmu!

Gimana menurut kamu? Jadi makin penasaran sama produk-produk Bio-Oil? Share di komen ya!