Swatches & Review LIPGHOST Lip Cream dari Jurnal Risa

Swatches & Review LIPGHOST Lip Cream dari Jurnal Risa

Sudah nggak asing kan sama channel horor Jurnal Risa di Youtube? Risa, Riana, dan Indy baru saja bikin beauty brand, nih. Tertarik coba LIPGHOST?

Buat penggemar konten horor, tentunya familiar sama channel Jurnal Risa atau bahkan sudah jadi subscriber-nya. Nah, di akhir tahun 2020, Risa Saraswati bersama adik dan sepupunya yang juga tergabung dalam Jurnal Ria, Riana dan Indy, meluncurkan beaty brand mereka, yaitu LIPGHOST. Dari namanya masih on brand sama dunia perhantuan, ya? Produk pertama yang diperkenalkan adalah empat shades lip cream. Penasaran review-nya seperti apa?

risa, riri, indy

Baca juga: 5 Makeup dan Skincare Lokal yang Berwarna Lilac!

Packaging

LIPGHOST 3

Kemasan dari LIPGHOST Lip Cream bisa dibilang jadi daya tarik utama dari produk ini. Warna pastel lilac-nya memang cantik banget. Ditambah lagi sama bentuk dari tube-nya yang unik. Somehow mengingatkan saya sama Disney. Tapi banyak juga yang bilang kalau bentuk kemasannya ini mirip magic wand. Temanya memang ‘magical’ya. Jadi meski namanya ‘ghost’, nggak ada kesan seram dari packaging lip cream ini dan malah super gemas! Aplikator yang digunakan berupa doe-foot applicator. Bentuk tutupnya yang unik membuat LIPGHOST berukuran cukup besar dari lip cream pada umumnya, namun isinya ternyata hanya 3 gram.

Formula & Pigmentasi

lipghost phantom

LIPGHOST Lip Cream shade Phantom Phantasia

Di website official LIPGHOST nggak tertera ingredient list lengkap dari Lip Cream ini, namun ada tiga star ingredients: Olive oil untuk menjaga kelembapan, UV protection untuk melindungi bibir dari sinar UV, serta klaim Paraben-free. Formulanya creamy dan cukup thick, tapi tetap mudah diaplikasikan. Pigmentasinya intens untuk semua warna saat swatch di tangan, namun shade Bare Nightmare butuh sedikit effort lebih untuk bikin tampilannya merata dan menutup warna alami bibir dengan sempurna.

Hasil akhirnya matte, tapi nggak terasa terlalu kering di bibir. LIPGHOST Lip Cream nggak transfer-proof karena beberapa kali saya buka masker ada yang menempel di masker dan ada sedikit bleeding juga di pinggir bibir. Setelah dipakai makan, shade Bare Nightmare dan Moonphase lebih cepat pudar, sedangkan Phantom Phantasia dan Amethyst masih meninggalkan stain. Khusus buat Amethyst, stain-nya lumayan opaque dan rata seperti pakai lip tint meskipun saya sudah bersihkan pakai oil-based cleanser. 

Swatches

lipghost swatches

Left to right: Amethyst, Phantom Phantasia, Moonphase, Bare Nightmare

Pilihan warna dari LIPGHOST sebenarnya sangat versatile, kecuali untuk warna Amethyst yang lebih bold dan edgy. Bare Nightmare merupakan warna brown-nude yang cukup terang. Di kulit saya yang light-medium, masih harus diimbangi dengan makeup complexion seperti blush on warna hangat atau smokey eyes supaya nggak terlalu pucat. Moonphase, warna medium warm pink yang bisa dipakai untuk berbagai occasion dan cocok juga di banyak skintone. 

Warna favorit saya? Phantom Phantasia! Warna merah ini cantik banget dan effortless. Undertone-nya neutral dan agak muted, jadi nggak terkesan terlalu ‘in your face‘. Saya langsung suka sejak awal coba.

Overall

Are they worth to buy? Well, sejujurnya nggak ada yang terlalu spesial dari segi formulanya, tapi packaging-nya memang cantik banget dan cocok buat jadi props foto juga. Atau kalau kamu memang fans Jurnal Risa, tentunya wajib punya satu dong, hehehe. Rekomendasi saya tentunya shade Phantom Phantasia, namun buat yang mau eksperimen pakai warna bold, Amethyst boleh dicoba.

LIPGHOST Lip Cream sudah bisa kamu beli di website official mereka seharga Rp120.000.

Tertarik juga cobain LIPGHOST Lip Cream nggak?