Weight Loss Tips: Diet Saja Nggak Cukup!

Diet

Kembali ke new normal, bagaimana cara mengurangi berat badan secara sehat?

Back to new normal, banyak dari kita yang mencoba kembali ke berat badan di kala sebelum masa pandemi. Maklum, nggak sedikit dari kita yang jadi lebih banyak ngemil dan makan selagi #dirumahaja. Beberapa juga banyak yang ingin mengurangi berat badan dengan alasan kesehatan. Tapi, jangan sampai kita melakukan diet yang salah atau unhealthy diet. Salah satu teman saya mengalami hipoglikemi akibat kekurangan asupan gula selagi diet. Hasilnya, dietnya semua gagal karena pada akhirnya, teman saya harus makan yang banyak dan manis-manis untuk mengatasi hipoglikemi-nya. Jadi percuma kan?  So, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan supaya dietmu lebih seimbang:

1. Tidur yang cukup

TIPS TIDUR NYENYAK DI MALAM HARI 2

Mungkin banyak yang nggak tahu, tapi jam tidurmu juga sangat memengaruhi berat badan. Ketika kamu kekurangan tidur, ada 3 hal yang bisa terjadi pada tubuh:

  1. Gula darahmu akan terganggu, sehingga kamu akan jadi lebih mudah ngidam makanan yang manis-manis.
  2. Kurang tidur memperlambat metabolisme tubuhmu, sehingga pembakaran lemak nggak berjalan secara efektif.
  3. Tubuhmu akan menyimpan cadangan lemak di area-area tubuh yang nggak kamu inginkan.

Itu sebabnya, mengurangi porsi makan tanpa menyeimbangkan diet dengan tidur yang cukup nggak akan membuat dietmu menjadi semakin efektif. Kamu malah bisa kekurangan energi akibat kurang tidur serta calories intake yang berkurang. Jadi, perbaiki jam tidurmu ya!

2. Atasi stress

the-10-most-important-yoga-poses-for-beginners-25270-bbaRsJ6k

Ada pepatah dalam Bahasa Inggris yang mengatakan: “ It’s not what you’re eating, it’s what’s eating you.” Yes, hal ini berbicara tentang stress yang bisa memengaruhi berat badan. Kenapa demikian? Sama halnya seperti hewan, tubuh hewan akan secara otomatis menahan cadangan lemak pada tubuh ketika hewan mulai stress karena nggak ada makanan. Ketika manusia stress, bagian otak primitif manusia (yang terletak di bagian dekat leher belakang) akan mengirim sinyal lapar, selain itu hormon stress (kortisol dan adrenalin) akan menjadi tinggi dan menahan cadangan lemak pada tubuhmu. Itu sebabnya kalau kamu lagi stress, mungkin karena boss yang galak, kamu akan otomatis menjadi lapar. Tapi, di waktu yang bersamaan, kalori atau lemak yang terbakar juga lebih sedikit.

Kurang tidur juga bisa meningkatkan hormon stres. Itu sebabnya penting bagi kita untuk memperoleh tidur yang cukup. Lakukan ritual-ritual sebelum tidur yang calming dan relaxing untuk memperbaiki jam tidurmu! Atau, kalau kamu suka bermeditasi, try doing it! Kamu akan melihat perubahan yang signifikan pada berat badanmu.

Baca juga: Diet Santai yang Bikin Saya lebih Kurus dan Fit

3. Olahraga

JERAWAT DI PUNGGUNG KARENA SUKA OLAHRAGA 3

Memang sudah bukan rahasia lagi, supaya dietmu seimbang, kamu perlu imbangi dengan olahraga yang cukup. Olahraga bisa membantu kamu membakar lemak, tidur lebih nyenyak, serta bantu memetabolisme hormon stres sehingga kamu nggak merasa stres. Berolahraga minimal 4 kali dalam seminggu selama setengah jam, kamu akan melihat perbedaannya, nggak cuma dalam berat badan, tapi dalam perubahan mood kamu!

4. Seks

Good news for all the married people, yes, having sex betul-betul bisa mengurangi berat badan. Dulu saya pikir ini cuma mitos dan excuse orang-orang saja. Tapi ternyata, sex bisa membakar hormon stress dan membuat tidur kita jadi lebih nyenyak dan mengurangi food cravings. Selain itu, seks juga mengeluarkan hormon oxytocin atau hormon cinta, yang bisa membuatmu lebih mood untuk bonding dengan orang lain. Setiap setengah jam, seks membakar sekitar 90 kalori. Buat para perempuan, seks juga bisa memperbaiki body image kalau dilakukan secara rutin.

Tapi, kalau kamu belum menikah dan belum bisa seks, ada cara lain untuk memperoleh hormon oxytocin, seperti:

  1. Get a massage.
  2. Peluk seseorang.
  3. Bersantai dan makan bersama teman-temanmu.
  4. Terlibat dalam kegiatan fisik maupun olahraga.
  5. Bergabung ke dalam sebuah komunitas.

So it’s good to enjoy your life every now and then, karena sangat berpengaruh kepada berat badanmu!

5. Nikmati makananmu

SaladStop! - Tomato Tango

Seperti yang sudah sering dibahas di artikel FD yang lainnya, eating mindfully adalah kunci untuk menurunkan berat badan. Semakin lambat kamu makan, perutmu akan memiliki lebih banyak waktu untuk memberi sinyal bahwa dirimu sudah kenyang. Kalau kamu makan terlalu cepat, kamu akan end up mengonsumsi ratusan kalori lebih banyak sebelum otakmu memberi sinyal bahwa dirimu sudah kenyang. Apapun yang kamu makan, makanlah secara lambat. Otomatis kamu akan makan lebih sedikit.

Baca juga: 4 Hal yang Bikin Gagal Diet

6. Coba intermittent fasting

5 Panduan Clean Eating untuk Pemula 1

Ketika kamu melakukan intermittent fasting, kamu punya waktu untuk makan 10 jam setiap harinya. Hal ini akan membantu sistem pencernaan dan hatimu ‘take a break’, sehingga tubuhmu bisa lebih fokus membakar lemak dengan lebih mudah. Penelitian bahkan mengatakan, walau kamu nggak coba mengurangi banyaknya calorie intake perharinya, beratmu akan tetap berkurang kalau kamu melakukan intermittent fasting. Saya merekomendasikan kamu untuk makan pagi pada pukul 08.00 pagi, dan jangan makan lewat dari pukul 6 sore. Kalau kamu punya lifestyle yang berbeda, makan pukul 10 pagi, berhenti di jam 8 malam, juga nggak masalah kok! Asal perhatikan supaya kamu jangan makan terlalu dekat dengan jam tidur, karena nantinya kamu nggak bisa tidur nyenyak.

Selama periode 10 jam, kamu bisa makan 3 kali, bahkan snack sebanyak 1-2 kali. Kamu bakalan kuat nggak makan selama 14 jam. Tenang aja, selama 14 jam kamu nggak makan, kamu akan menghabiskan 8 jam untuk tidur. So it’s really not that bad! Our FD Editor Andien, pernah menulis soal Intermittent Fasting sebelumnya, kamu bisa baca artikelnya untuk liat progress intermittent fasting yang dialami!

So, berikut adalah beberapa tips weight loss yang bisa kamu lakukan supaya dietmu lebih efektif. Gimana menurut kamu? Adakah yang juga mencoba menurunkan berat badan menjelang new normal? Yuk, komen di bawah!

 

Foto: Freepik.com