Jerawat Tiba-tiba Pecah? Ini Cara Mengatasi Agar Nggak Makin Parah

memencet-jerawat-female-daily-1

Kalau jerawat sudah pecah, apa sih yang bisa kita lakukan?

Semua orang kayaknya punya kebiasaan yang sama deh, suka pegang-pegang jerawat. Gemes yaa rasanya. Dari mulai pegang-pegang, terus mulai deh nggak sabar sambil grumpy, “kapan sih pecahnya ni jerawat!” Siapa di sini yang begini juga? Sepertinya kita nggak habisnya mencari tahu apa yang harus dilakukan dengan jerawat. Nah, ternyata ada nih beberapa hal krusial banget yang perlu dilakukan ketika jerawat tiba-tiba pecah (atau dengan sengaja hehehe) sehingga kulit kamu terhindar dari infeksi, inflamasi (peradangan), membentuk jaringan parut hingga parahnya, terjadi long lasting scar.

Baca juga: Rekomendasi Toner Untuk Kulit Berminyak & Berjerawat

1. Bersihkan area jerawat pecah

Tempat kejadian perkara (TKP) jerawat ini merupakan luka terbuka, apalagi jika terjadi pendarahan. Yang perlu kamu lakukan adalah menghindari area ini dari bakteri (bisa dari jari kamu juga loh) yang bisa menyebabkan infeksi. Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah bilas area tersebut dengan menggunakan gentle cleanser agar darah yang keluar bisa perlahan berhenti. 

2. Pastikan area tersebut tetap lembap

pelembap

Jika jerawat pecah tersebut berdarah, kamu perlu menekan jerawat dengan selembar tisu atau waslap sampai darah tersebut berhenti. Nah, ketika perdarahan berhenti dan area tersebut udah dibersihkan, kamu bisa mengaplikasikan pelembap yang lembut di area jerawat pecah itu.  Nggak disaranin nih mengaplikasikan pelembab anti-aging atau yang bertujuan untuk eksfoliasi ke jerawat yang pecah itu. Kenapa? Karena biasanya hal ini malah bakal memperparah kondisi jerawat kamu.

Baca juga: Hypoclorous Acid, Zat Ampuh Untuk Atasi Jerawat

3. Gunakan skincare dengan bahan lembut selagi masa penyembuhan

Disarankan untuk nggak “menganggu” area yang masih sensitif ini dengan produk wajah yang berat karena kulit kamu akan menjadi rentan selama masa ini. Hindari produk yang menggunakan bahan eksfoliasi seperti serum AHA yang cukup menyengat di kulit sensitif. Supaya iritasi ini nggak berkepanjangan, hindari juga penggunaan scrub dan facial. Kulitnya pada dasarnya sudah terluka sehingga yang sedang dibutuhkan oleh kulit kamu adalah cleanser dan gentle moisturizer. 

Ingredients yang bisa dipilih di antaranya adalah, centella asiatica, calendula, camomile, blue tansy, oats, atau pun niacinamide.

4. Hindari menyentuh area saat itu sembuh

Concealer Jerawat -2

Sangat penting untuk menghindari godaan untuk terus menyentuh dan memencet luka. Oh ya jika jerawat mulai mengering, jangan pernah mencabut scabs (kulit kering itu). Ini akan membuat kondisi jadi lama sembuh. Dalam beberapa kasus, kulit bekas jerawat yang belum sepenuhnya kering ini bisa menyebabkan infeksi dan mungkin juga menimbulkan jaringan parut. 

5. Tutup dengan sticker jerawat

Menutup jerawat yang sedang bengkak menggunakan sticker khusus jerawat ternyata bisa membantu proses penyembuhannya. Sticker jerawat yang terbuat dari hydrocolloid ini memang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan dan mencegah infeksi jadi lebih menyebar. Hydrocolloid sendiri memang sering dipakai di rumah sakit untuk fungsi yang sama pada luka yang dialami pasien. 

Baca juga: COSRX Acne Pimple Patch, Sticker Jerawat Paling Ampuh!

Acropass Pimple Patch Cystic Acne 2

Selain ukurannya beragam, acne patch ini juga biasanya mengandung beberapa ingredients yang bisa membantu proses matangnya jerawat, salicylic acid, bahkan ada juga acne patch yang mengandung centella asiatica di dalamnya untuk menenangkan inflamasi yang terjadi. Setelah kita menempelkan acne patch pada area jerawat yang sudah pecah, maka bakteri yang menempel pada tangan, bertebaran di udara, atau pun yang ada di bantal tidak akan memperburuk kondisi jerawat kita.

6. Kenakan sunscreen setiap hari

Dengan atau nggak punya jerawat sih harusnya kamu udah pakai ini setiap hari. Tapi jika kamu belum rutin menerapkannya, maka momen saat jerawat sudah mulai mengering adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Karena saat jerawat mulai sembuh, akan terjadi perubahan warna kulit di sekitar jerawat. Nah, menggunakan sunscreen dapat membantu untuk mencegah proses discoloration yang disebabkan oleh bekas jerawat tersebut

Baca juga: 4 Mitos Soal Sunscreen yang Harus Kamu Tahu

rekomendassi sunscreen

Memang ada beberapa kasus yang membuat kita nggak bisa memakai sunscreen dalam periode tertentu saat lagi jerawatan. Tapi hal ini tetap baiknya dalam pengawasan dokter, atau sampai jerawat kalian jadi mereda. Jangan sampai kalian nggak pakai sunscreen sama sekali karena takut jadi jerawatan, karena hal tersebut malah bakal memicu masalah kulit yang lainnya. Peranan sunscreen juga ternyata sangat penting untuk meminimalisir inflamasi atau kemerahan pada jerawat kita, lho.

 

Kalau kalian punya trik yang lebih jitu lagi nggak pas jerawat pecah?