Tipe Kulit Kering dan Berminyak Bisa Berubah Nggak Sih?

Mungkin nggak sih tipe kulit kering bisa berubah jadi oily, atau sebaliknya? Berikut ini beberapa pendapat ahli dermatologi.

Bertahun-tahun struggling untuk merawat kulit dengan tipe yang kering, dua tahun belakangan ini saya malah merasakan kulit wajah saya malah jadi sering berminyak dan masalah pori-pori semakin sering saya hadapi. Saya juga menyadari eksim di area wajah sudah nggak pernah muncul, padahal area badan masih sering kambuh karena kering banget. 

Saya jadi bertanya-tanya, kok bisa ya tipe kulit seseorang berubah 180 derajat, dari kering menjadi berminyak, atau sebaliknya dari berminyak jadi kering. Is it even possible? Masalah lain yang ikut timbul, saya jadinya juga bingung membeli produk skincare dan foundation. Haruskah membeli produk untuk oily skin atau dry skin?

Saya baca beberapa tulisan yang membahas soal skin type change. Berdasarkan beberapa dermatologists terpercaya, masing-masing dari kita memang sudah terlahir dengan tipe kulit tertentu. Entah itu kulit kering, normal, kombinasi, atau berminyak. Tipe kulit seseorang adalah murni faktor genetik. Walaupun begitu, ternyata memang perubahan tipe kulit sangat mungkin terjadi.

Biasanya prosesnya berlangsung cukup panjang dan bisa jadi disebabkan lebih dari satu faktor. Nah, sebenarnya kulit kita memang secara natural akan menjadi semakin kering seiring bertambahnya usia. Hal ini terjadi karena kemampuan kulit kita untuk memproduksi minyak semakin menurun. Selain faktor usia, ada beberapa faktor internal dan eksternal yang juga bisa mempengaruhi perubahan tipe kulit seseorang.

Kalau kamu juga sedang mengalami hal ini dan bingung mencari tahu penyebabnya, mungkin faktor berikut ini yang jadi pemicu perubahan tipe kulitmu :

1. Perubahan Cuaca

FIRST LAB SUNSCREEN

Menurut Dr. Sarah Sawyer, dermatologist dari Alabama, faktor penentu pertama adalah perubahan iklim atau cuaca yang terjadi di lingkungan tempat tinggal kita. Kulit kita berfungsi sebagai pelindung organ tubuh lainnya, makanya ketika kita harus menghadapi perubahan cuaca atau musim biasanya kulit pun akan melakukan penyesuaian agar organ lainnya tetap terlindungi.

Pada kasus saya, faktor cuaca merupakan salah satu trigger utama. Kulit saya mulai terasa jauh lebih berminyak semenjak saya tinggal di Jakarta. Selain cuaca di luar ruangan, penggunaan heater atau pendingin ruangan juga tentunya berdampak pada kulit. Jadi coba hindari penggunaan air panas, penghangat ruangan ataupun AC yang terlalu ekstrim untuk menjaga kulit tetap seimbang.

Baca Juga : Trik Saya Melindungi Kulit Saat Cuaca Panas

2. Naik turunnya hormon

Makeup Glass Skin Di Kulit Jerawat

Perubahan hormon yang dialami perempuan ternyata juga berpengaruh ke kulit. Entah itu pada saat masa menstruasi, hamil, menopause atau pre-menopause hingga penggunaan pil KB biasanya membuat kulit kita cenderung lebih berminyak. Selain berminyak, kulit pun lebih rentan mengalami jerawat. Menurut para pakar kulit, perubahan tipe kulit karena alasan hormon sebenarnya kurang tepat disebut sebagai perubahan permanen, dan lebih sering dianggap sebagai perubahan behaviour dan kondisi kulit saja yang sifatnya sementara.

3. Faktor lingkungan

Walaupun nggak berpengaruh secara langsung, tapi faktor eksternal yang satu ini memang jadi salah satu penyebab kulit kita jadi harus menyesuaikan diri. Beberapa faktor lingkungan seperti polusi udara, allergen tertentu, radikal bebas hingga exposure sinar UV yang berlebihan juga bisa merusak kulit. Kita memang nggak bisa mengontrol faktor eksternal, tapi sebisa mungkin kita berusaha melindungi kulit dari polusi dan radikal bebas dengan mencari produk skincare yang sesuai.

4. Penggunaan produk secara topikal

Kalau kamu merasa kulit wajah tiba-tiba menjadi kering, mengelupas atau sangat sensitif, coba periksa kembali rangkaian skincare routine yang sedang kamu jalani. Penggunaan topical treatment dengan produk yang mengandung retinol, vitamin, dan AHA bisa menimbulkan perubahan pada kulit seperti iritasi, reaksi alergi, hingga kulit yang mengelupas. Kulit pun terasa lebih kering dan jadi muncul masalah yang tadinya nggak pernah kamu alami. 

Lagi-lagi perubahan yang kamu rasakan bisa jadi hanya sementara pasca penggunaan produk-produk tadi. Mungkin kamu bisa menggunakan beberapa ingredients untuk menenangkan kulit, dan jangan lupa selalu menggunakan sunscreen ya!

5. Perubahan Gaya Hidup

IMG_6366

Faktor gaya hidup pastinya jadi yang paling berpengaruh juga pada kondisi kulit. Hal ini nggak terbatas pada seberapa banyak kita melakukan olahraga saja, tapi juga termasuk apakah kita merokok, apakah tidur kita cukup setiap malam, hingga seberapa tingkat stress level yang kita hadapi sehari-hari bisa mempengaruhi kesehatan kulit.

Selain itu, faktor makanan dan minuman yang kita konsumsi juga bisa jadi penyumbang lho, seperti minuman yang bersifat diuretik misalnya kopi, teh hingga alkohol tentunya bisa menyebabkan kulit jadi lebih kering.

Kalau kamu termasuk yang mengalami perubahan tipe kulit, boleh ceritakan juga ya pengalamanmu dan penyesuaian apa yang kamu lakukan untuk menjaga kulit tetap sehat.