Penyebab Munculnya Jerawat di Setiap Bagian Wajah

3 PRODUK YANG MENGGAGALKAN JERAWAT PMS

Jerawat adalah hasil dari pori-pori yang tersumbat dengan minyak, kotoran, dan kulit mati yang berlebihan. Meski demikian ada juga faktor lingkungan, perilaku dan internal yang bisa bikin kamu lebih rentan terhadap jerawat di daerah tertentu di wajah.

Jerawat memang bisa muncul kapan aja, tanpa kita tahu letaknya bakal ada dimana. Tapi kamu pernah tahu nggak sih, ternyata letak jerawat kamu itu merupakan sebuah clue dari apa yang sebenarnya kamu lakukan. Walaupun memang pada dasarnya jerawat merupakan hasil dari pori-pori yang tersumbat dengan minyak, kotoran, dan kulit mati yang berlebihan, namun ternyata faktor lingkungan, perilaku dan internal bisa jadi pemicu munculnya bumps yang mengganggu ini. Nah, supaya kalian lebih aware lagi, saya akan bahas penyebab munculnya jerawat di setiap bagian wajah kalian. 

Baca juga: Produk Makeup Buat yang Kulitnya Berminyak & Berjerawat

jerawat30 (2)

 

Jerawat di dahi

Jerawat dahi umumnya terjadi pada orang yang memiliki kulit berminyak, menurut seorang dokter kulit Mara C. Weinstein Velez, M.D., di University of Rochester Medical Center. Tapi, nggak cuma itu. Ternyata gaya rambut kita juga bisa memperburuk masalah ini, lho. Mungkin pada awalnya muncul satu jerawat pada area dahi, lalu dengan alasan ingin menutupinya, kalian malah memotong rambut dan menghadirkan poni di area tersebut. Well, memang sih jerawat itu bisa ditutupi sementara, tapi ternyata hal ini malah bisa memperburuk masalah karena poni akan menjebak kotoran, minyak dan sisa produk rambut yang masih menempel. 

Baca juga: Treatment Jerawat Ampuh Dari Erha

Biasanya, kejadian yang sering saya lihat di area dahi adalah munculnya fungal acne. Selain memang bisa disebabkan oleh pemakaian produk skincare yang mengandung yeast atau fermentasi, jerawat tipe ini juga bisa disebabkan oleh kotoran yang jatuh dari kulit kepala dan terperangkap dalam pori-pori di sepanjang garis rambut ketika keringat dan minyak menumpuk di area tersebut. Sebelum mencoba mengobatinya sendiri, menurut saya sih ada baiknya kalian melakukan tes di dokter untuk mengetahui apakan bintik-bintik tersebut merupakan fungal acne atau bukan, sehingga bisa dirawat dengan tepat. Selanjutnya, kalau memang sudah positif jerawat di dahi itu adalah fungal acne, kalian bisa mencoba mengaplikasikan sabun pencuci muka berbasis sulfur yang dikenal dengan sodium sulfacetamide. 

KEBIASAAN YANG BIKIN JERAWAT SUSAH SEMBUH

Jerawat di hidung

Jerawat di hidung umumnya nggak terlalu besar dan nggak meradang, karena biasanya yang muncul di area tersebut adalah blackhead. Ini juga sering terjadi pada orang yang memiliki kulit super berminyak, karena memang terdapat banyak kelenjar sebaceous di sekitar hidung daripada di bagian lain dari wajah. Tapi memang tidak menutup kemungkinan juga sih kalau kalian nggak memiliki kulit yang super oily, tapi jerawat di hidung tetap menghantui. Nah, biasanya hal tersebut memang sering terjadi kalau kita suka memencet komedo di area hidung tanpa menggunakan prosedur yang tepat. Bayangkan saja, kalian memencetnya dengan kuku yang belum tentu bersih dan steril, pasti bakteri akan lebih mudah bersarang di area tersebut sehingga akhirnya memicu pertumbuhan jerawat.

Baca juga: Cara Mengatasi Jerawat di Kepala

Kalau kalian sering bermasalah dengan munculnya jerawat di hidung, coba deh mulai lebih rajin menggunakan skincare dengan kandungan eksfoliasi lembut seperti salicylic acid, lactic acid atau glycolic acid, sehingga kulit akan mengelupas secara bertahap. Jika itu kurang membantu, kalian boleh kok menambahkan produk dengan kandungan vitamin A, seperti retinol atau retinoid untuk membantu meminimalisir munculnya jerawat di area tersebut.

Oh ya, tambahan nih buat kamu yang pakai kacamata, pastiin deh frame kamu nggak terlalu kencang sehingga nggak terlalu bergantung di pangkal hidung. Soalnya tekanan itu dapat menekan kulit mati dan akhirnya terperangkap dalam pori-pori, yang akhirnya bisa jadi salah satu penyebab jerawat muncul. 

Concealer Jerawat -2

Jerawat pipi

Aduh, ada kabar kurang membahagiakan sebenernya karena para ahli banyak yang nggak bisa memastikan apa yang bener-bener jadi penyebab kemunculan jerawat di area ini. Tapi secara umum, jerawat di pipi biasanya terjadi karena faktor genetik, atau simply karena itulah tempat kulit kamu cenderung berjerawat.

Nah, tapi ini juga bisa ditilik dari kebiasaan sehari-hari kamu. Pada dasarnya segala sesuatu yang menempel pada wajah dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan penumpukan minyak, bakteri, dan sel-sel kulit mati. Jadi, ponsel, bantal, seprai, dan bahkan  kebiasaan yang kalian lakukan dengan tangan, bisa memainkan peranan penting nih pada munculnya jerawat pada pipi.

Baca juga: 3 Facial Wash Drugstore Buat Kulit Berjerawat

Untungnya, solusi untuk masalah ini relatif mudah: Jaga semua barang-barang tetap bersih — dan hindari menyentuh wajah sesering itu di siang hari. Ini akan mengurangi jumlah bakteri dan minyak yang masuk ke kulit. Opsi produk untuk menjaga kebersihan tangan dan gadget juga semakin bervariasi kok, mulai dari hand sanitizer berbentuk spray yang nggak lengket, sampai gadget sanitizer seperti dr. Soap yang sudah gampang banget dibeli di drugstore.

jerawat

Jerawat di dagu

Biasanya jerawat di sini paling sering disebabkan karena perubahan dan fluktuasi kadar hormon, menurut para ahli. Meskipun bentuk jerawat ini umumnya disebabkan oleh hormon, namun melakukan usaha pencegahan jerawat lainnya seperti membersihkan dan mengeksfoliasi kulit secara teratur, menjaga ponsel dan sarung bantal tetap bersih, dan lainnya juga menjadi kontribusi dalam mencegah jerawat di area ini. Perawatan yang paling umum biasanya adalah dengan penanganan khusus dokter akan memberikan kontrasepsi oral. Jika dokter kulit kamu merasa ada komponen hormonal yang jadi penyebab jerawat, kemungkinan mereka akan merekomendasikan kamu ke obgyn untuk mendapatkan resep khusus.

 

Baca juga: Faktor yang Bikin Jerawat Nggak Sembuh-Sembuh

Selain itu, dermatologis juga bisa memberikan resep obat yang diminum, seperti misalnya roaccutane. Tapi ingat ya, obat ini jangan sampai kalian beli sendiri tanpa resep dokter. Kenapa? Karena memang jika obat ini digunakan dengan dosis yang salah, efek sampingnya bisa cukup fatal untuk kesehatan kita. Maka dari itu penggunaannya harus selalu menggunakan resep dan pengawasan dokter. Kalau penasaran sama detail dari obat ini, beberapa waktu lalu Arinda juga sempat bikin video soal konsumsi roaccutane yang bisa kalian lihat di bawah ini.

Kalau kalian sendiri, lebih sering mendapatkan jerawat di area mana sih pada wajah? Share di kolom komentar ya!