Matrix Wonder.Color Bikin Saya Akhirnya Punya Warna Rambut Baru!

MATRIX WONDERCOLOR - DAY 7

Seingat saya, terakhir punya rambut yang diwarnai itu saat masih kuliah, sekitar 10 tahun lalu. Setelah itu saya nggak pernah mewarnai lagi. Bukannya nggak tertarik, tapi karena takut rambut saya yang tipis ini jadi makin rusak. Tapi, di penghujung Oktober lalu akhirnya saya beranikan coba Matrix Wonder Color!

Kalau soal skincare dan makeup saya memang senang coba-coba dan eksplorasi, tapi untuk urusan rambut, saya tergolong sangat basic – and i’m fine with that. Sejak 2012 saya konsisten punya rambut bob, bahkan potong rambut sudah jadi rutinitas bulanan, sama seperti para laki-laki. Saya nggak nyaman kalau rambut bob saya panjangnya sudah sebahu karena akan acak-acakan dan terlihat lebih lepek.

MATRIX WONDERCOLOR - BEFORE

Gaya bob ini juga nggak neko-neko. Setiap hari cuma dikeringkan dengan hair dryer, mengingat saya nggak jago pakai catokan. Bahkan saat ke pesta atau lebaran, saya juga nggak membuat sanggul atau mengubah gayanya jadi lebih wow. Tetap bob, lurus, dan simpel. :D Soal warna rambut? Saya juga nyaman dengan “kepolosan” yang dimiliki. Warna rambut asli saya cokelat tua, dan nggak kena sentuhan produk hair color lagi sekitar 10 tahun terakhir. Bagi saya, selama rambutnya halus, wangi, nggak rontok dan berketombe, plus bervolume (penting! karena rambut saya tipe fine hair yang mudah lepek) maka saya sudah bahagia.

Tapi akhirnya rasa jenuh itu datang juga. Apalagi, sebentar lagi 2020. Saya merasa perlu mengubah sedikit tampilan rambut saya biar nggak membosankan. Memanjangkannya lagi? Sepertinya nggak sanggup karena sudah terlanjur nyaman dengan bob. Jadi yang terpikirkan adalah mewarnainya, dengan warna yang nggak terlalu bold biar nggak mengagetkan dan “tetap jadi saya”. Jatuhlah pilihan saya ke Matrix Wonder.Color, bersamaan dengan kebetulan bahwa Matrix mengajak para beauty editor untuk mencoba langsung di L’Oreal Academy.

MATRIX WONDERCOLOR PRODUCT

Apa yang bikin saya tertarik? Produk Matrix Wonder.Color ini diklaim tanpa amonia, punya teknologi Coacervation System yang dapat menutrisi serta mengunci warna pada lapisan rambut terdalam sehingga melembutkan rambut, bertahan lebih lama dan memberikan hasil yang kemilau. Produk ini masuk ke dalam kategori fashion brown palette, yang bikin saya nggak sabar banget karena saya memang ingin rambut saya tampil beda tapi masih bernuansa cokelat.

Nah, ternyata yang seperti saya ini ada cukup banyak. Menurut penelitian, dari 10 wanita yang datang ke salon masih memilih warna cokelat untuk mewarnai rambutnya. Di tahun 2019 ini, warna rambut yang digemari adalah warna rambut seperti ash browngolden brownmahoganyburgundy dan mocha. Makanya,  Matrix Indonesia menciptakan dua tren warna dari Matrix Wonder.Color yang disebut ChocoMelt, dan terdiri dari ChocoBerry yang punya sentuhan warna mahogany dan burgundy, dan ChocoToffee dengan sentuhan ash, golden brown, dan mocca. 

Saya memilih yang ChocoToffee! Saat itu, hair stylist saya adalah Kak Hans dari Matrix, dan panduan warna rambut yang menurutnya cocok untuk saya kebetulan juga saya sukai. Karena rambut saya tipis dan halus, saya berharap warna ChocoToffee ini bisa bikin rambut saya jadi terlihat lebih bervolume dan bertekstur.

Akhirnya sesi mewarnai rambut saya dimulai. Diawali dengan pre-lightening pada beberapa bagian rambut, kemudian setelah 30 menit rambut saya dicuci, barulah dibubuhkan Matrix Wonder.Color untuk mendapatkan warna ChocoMelt yang diinginkan. Setelah didiamkan sekitar 40 menit kemudian saya cuci rambut lagi.

Ini adalah proses dan hasilnya yang saya foto pakai handphone:

 

MATRIX WONDERCOLOR - SELFIE 3

MATRIX WONDERCOLOR - SELFIE 4

MATRIX WONDERCOLOR SELFIE 2

MATRIX WONDERCOLOR SELFIE 1

Nggak ada rasa perih di kulit kepala atau bau kimia yang menyengat, proses pewarnaan rambut saya dengan Matrix Wonder.Color terasa nyaman sekali! Nggak ada rasa yang bikin kapok untuk mewarnai rambut lagi dan itu menyenangkan banget. Apalagi setelah melihat hasilnya. Setelah proses pewarnaan total sekitar 4 jam, saya akhirnya punya warna rambut baru yang bikin saya terlihat beda tanpa membuat saya jadi orang lain. Warna cokelat yang rich, dengan sentuhan golden ash dan balayage yang natural.

MATRIX WONDERCOLOR - AFTER

MATRIX WONDERCOLOR - AFTER 2

Kak Hans menata rambut baru itu dengan curling iron supaya teknik balayage dan teksturnya terlihat lebih jelas. Surprisingly, rambut saya juga nggak jadi kaku dan kasar setelah diwarnai dengan Matrix Wonder.Color. Tetap lembut, dan warnanya juga nggak bikin rambut kelihatan kusam. Saya suka banget dengan hasilnya! Jadi nggak sabar untuk beli segala produk perawatan untuk rambut diwarnai biar rambut baru saya ini tetap terjaga kilaunya.

Setelah seminggu, warnanya jadi seperti ini:

MATRIX WONDERCOLOR - DAY 7 - 2

 

Gimana menurut kamu? Kalau kamu mau juga punya warna rambut bernuansa cokelat dari Matrix Wonder.Color, kamu bisa datang langsung ke salon Matrix terdekat ya! Yuk, bikin penampilan kamu lebih fresh buat menyambut tahun baru!