Gimana Jeda Waktu Saat Layering Skincare?

Kalau sedang mau memulai layering skincare, kadang kita bingung dengan jeda waktu pemakaian dari produk satu dengan produk lainnya.

Apakah perlu menunggu hydrating toner mengering sempurna, sebelum lanjut ke serum? Berapa lama acid toner harus didiamkan dulu di kulit? Dan masih banyak lagi pertanyaan mengenai jeda waktu penggunaan produk skincare. Saya mencoba mencari informasi ini, ternyata juga belum begitu banyak yang membahasnya. Jadi saya akan mencoba berbagi cara saya menjeda waktu pemakaian antar produk.

 
Jeda waktu Skincare - Arum (3)

Exfoliating Toner

Dulu ketika awal-awal exfoliating toner muncul di pasaran, petunjuk penggunaannya adalah mendiamkan selama 20 menit, sebelum menuju step skincare selanjutnya. Tapi saat ini, formula exfoliating toner sudah sangat jauh berkembang. Kita nggak diwajibkan lagi untuk memberi jeda 20 menit sebelum aplikasi skincare selanjutnya. Cukup ditunggu saja sampai produknya mengering sempurna, dan kulit nggak terasa basah sama sekali.

Baca juga: Kamu Team Skincare Berlapis-Lapis, atau Skincare Minimalis?

Untuk toner dengan kandungan AHA, karena AHA punya sifat humectant juga, beberapa sumber mengatakan kalau lebih baik tidak dibiarkan kering sempurna sebelum menuju ke produk selanjutnya. Tapi saya sendiri, apapun jenis acid-nya, biasanya saya tunggu sampai benar-benar kering baru menuju ke produk selanjutnya, kecuali memang ada petunjuk pemakaian khusus di kemasan atau website produknya.

Oh iya, pemakaian exfoliating toner ini juga harus dalam kondisi kulit yang sudah kering ya. Jadi setelah cuci muka, pastikan wajah sudah kering benar dari air. Karena kalau masih agak basah, acid-nya akan beresiko mengiritasi kulit.

Baca juga: Tips Untuk Pemula Yang Akan Mencoba Exfoliating Toner

 Jeda waktu Skincare - Arum (4)

Hydrating Toner, Serum, Sheet Mask dan Cream

Kondisi terbaik kulit untuk dapat menerima nutrisi skincare adalah pada saat kulit dalam keadaan lembap. Itulah mengapa, lebih baik jangan menunggu sampai kulit kering benar sebelum me-layer dengan produk-produk skincare yang sifatnya menghidrasi dan melembapkan. Tapi, jangan pula langsung diaplikasikan saat kulit masih terlalu “basah” oleh skincare sebelumnya. Karena hasilnya malah produk selanjutnya jadi cuma “lari-lari” di atas permukaan kulit, dan tidak mau menyerap.

Produk face mist, kadang sangat membantu dalam proses layering skincare ini. Karena kadang kan sebelum kita mengaplikasikan produk selanjutnya, produk yang sebelumnya sudah duluan menyerap dan kulit sudah kembali kering. Kalau sudah begitu, bisa banget pakai bantuan face mist, agar kulit kembali lembap dan optimal untuk menerima skincare selanjutnya.

Face mist ini juga sangat membantu kalau mau reaply sunscreen. Karena sunscreen juga paling enak diaplikasikan saat kulit dalam keadaan lembap. Padahal kalau reaply sunscreen, kita biasanya nggak reaply skincare-skincare lain sebelumnya, kan? Makanya, biasanya saya menyemprotkan face mist yang sifatnya hydrating, sebelum kemudian mengaplikasikan ulang sunscreen saya.

 Jeda waktu Skincare - Arum (1)

Face Oil

Nah, kalau yang ini adalah preferensi pribadi saya ya. Saya sendiri lebih suka mengaplikasikan face oil dalam keadaan kulit muka yang basah. Jadi saya selalu menggunakan face mist, lalu langsung setelahnya tanpa menunggu face mist menyerap, langsung saya tap face oil ke kulit wajah. Ini bikin face oil saya jadi lebih mudah diserap kulit, nggak greasy, namun tetap lembap.

Baca juga: Review Trilogi Cretified Organic Rosehip Oil

 

Nah, kira-kira seperti itu jeda waktu yang saya pakai untuk layering skincare. Pada prinsipnya sih, selain exfoliant, saya menunggu produk sebelumnya sudah menyerap dan kulit nggak terlalu basah, namun masih terasa lembap dan minyak alami kulit juga belum muncul keluar. Dan ini nggak bisa dirumuskan dengan pasti, berapa menit atau berapa detiknya, karena ada banyak faktor yang memengaruhi. Misalnya tekstur produk, jenis kulit, kondisi udara, dan lain-lain.

Semoga nggak bingung lagi ya ;).