Tips Catokan Awet Tanpa Hairspray

Suka kesal karena hasil catokan cepat sekali buyar? Coba lakukan tips ini!

Bagi saya pribadi, catok rambut sudah jadi suatu kebutuhan agar selalu tampil rapi. Saya rasanya nggak pede kalau keluar harus beraktivitas dan bertemu dengan banyak orang dengan rambut berantakan tanpa styling. Nggak makeup, nggak masalah. Tapi kalau catok, itu wajib :D.

Baca juga: FD Little Notes: Semua Tentang Catok Rambut

Nah, saya kan nggak keramas setiap hari. Tentunya saya sebisa mungkin juga nggak mau nyatok setiap hari. Selain khawatir dengan kesehatan rambut saya, juga karena proses menyatok rambut ini memakan waktu. Makanya sebisa mungkin, saya mau hasil catokan rambut saya awet sampai saat saya keramas berikutnya. Tapi saya nggak suka pakai hairspray atau hair mousse, karena membuat rambut kaku.

Baca juga: Gimana Cara Merawat Rambut Yang Sering Dicatok?

Setelah bertahun-tahun menyatok rambut, akhirnya saya nemu cara yang pas, agar curl yang dihasilkan dari alat catokan yang saya pakai bisa lebih awet tanpa harus memakai hairspray.

 heat-spray-bagus-featured

1. Jangan Berlebihan Memakai Heat Protection

Bukan berarti heat protection harus dihindari ketika ingin hasil catokan awet, ya. Heat protection wajib banget dipakai biar rambut nggak rusak karena panasnya alat catok. Tapi penggunaannya jangan berlebihan. Secukupnya saja, yang penting merata ke seluruh batang rambut. Kalau dipakai terlalu banyak dan rambut terlalu lembap, hasilnya rambut malah terlalu “lemes” dan gampang nge-loss kalau dicatok curly.

Kalau cara saya memakau heat protection sih tidak langsung disemprotkan pada rambut, karena bisanya malah nggak merata dan nge-block di beberapa area. Biasanya saya bagi dulu rambut menjadi beberapa bagian. Lalu semprotkan produk heat protection di telapak tangan sampai basah, tangkupkan kedua telapak tangan, dan kemudian ratakan produk satu bagian rambut pada area batangnya saja, jangan sampai kena akar. Lalu ulangi lagi untuk bagian-bagian lainnya sampai merata.

Baca juga: 3 Tips Catok Rambut Agar Tidak Rusak

2. Mulai Mencatok Saat Rambut Dalam Keadaan Kering Sempurna

Kadang kalau lagi buru-buru banget, rambut masih lembap habis keramas juga kita hajar aja pakai alat catok, kan? Oke, itu saya dulu :D. Sebaiknya hal tersebut jangan lagi dilakukan. Selain merusak rambut, hasil catokan yang dihasilkan juga nggak bakalan tahan lama. Sama sih seperti pemakaian heat protection yang terlalu banyak. Rambut yang masih agak-agak basah ini terlalu lemes dan nggak akan bisa menahan curl lebih lama.

 catok awet (3)

3. Tahan Rambut Setelah Di Catok

Setelah mencatok satu bagian rambut, sebaiknya jangan langsung dilepaskan/ dibiarkan menggantung ke bawah. Tapi tahan dulu sampai panasnya hilang, baru dilepaskan. Rambut yang masih panas ini, istilahnya belum nge-set sempurna hasil catokannya. Jadi tunggu sebentar sampai agak dingin.

Cara menahan rambut ini bisa dipegang dengan menggunakan jari, atau bisa juga dengan rol rambut. Memang sih butuh waktu yang lama, karena sebelum bisa memulai mencatok bagian selanjutnya, kita harus menunggu dingin dulu rambut yang sebelumnya dicatok atau harus pasang rol dulu. Tapi kalau memang ingin hasil catokan awet, cara ini yang paling ampuh.

Kalau rambutmu cukup panjang, bisa lebih simpel caranya. Yaitu dengan menahan rambut yang habis dicatok di bahu. Rambut saya yang bagian belakang cukup panjang dan bisa diletakkan di bahu. Tapi yang depan, tetap harus dipegang dengan jari sampai dingin.

Baca juga: Cara Membersihkan Alat Catok Rambut

4. Biasakan Untuk Tidak Menyandari Rambut

Kalau sedang duduk di mobil atau di kursi yang sandarannya setinggi kepala, usahakan rambut ditaruh kedepan dulu, agar nggak kegencet. Saat tidur juga sebaiknya rambut di angkat ke atas kepala, atau ditarik ke depan dada. Terdengar merepotkan ya? Tapi ini cuma faktor kebiasaan kok. Kalau sudah biasa menyatok rambut, biasanya habit melindungi hasil catokan ini akan terbentuk dengan sendirinya.

 

Coba dan buktikan deh, seawet apa hasil catokanmu!