Review PURITO Centella Green Level Recovery Cream, Skincare Korea Baru

Akhir-akhir ini, a newcomer indie brand dari Korea, PURITO, lagi menarik perhatian saya. Adakah yang sudah pernah coba produknya?

 Purito Centella Green Level Recovery Cream

PURITO adalah salah satu Korean brand yang menurut saya unik. Pasalnya, brand satu ini, walaupun pendatang baru, tapi sudah ramai berseliweran di timeline medsos skincare community. Akhirnya saya pun nggak tahan untuk mencoba salah satu produk dari Centella line-nya, yang banyak mendapat review positif dari skincare enthusiasts.

Sebelum masuk ke review produknya, saya pengin bahas soal the brand itself, in case you never heard the brand before.

Sebenarnya, PURITO nggak sepenuhnya baru, mereka sudah established sejak 2013 lalu. Keunikan yang jadi diferensiasi dari brand ini adalah, bukan hanya klaimnya sebagai produsen produk-produk natural, tapi juga eco-friendly dan EWG Green Level Certified ingredients.

Baca juga: Perbedaan Skincare Natural, Organik, dan Vegan | FD Skincare 101

PURITO berkomitmen untuk menghasilkan produk-produk kecantikan yang bebas dari bahan-bahan yang dinilai berpotensi mengiritasi kulit, seperti PEG, Ethanol, Paraben, Mineral Oil, Phthalein, Silicone, pewarna dan pewangi sintetis, serta cruelty-free.

Natural, safe and clean, serta back to basic adalah filosofi dari nama PURITO sendiri, yang terdiri dari dua kata, yaitu “Purify” dan “To” (dari bahasa Cina) yang berarti tanah. PURITO menekankan kesehatan kulit yang di-maintain secara berkelanjutan sebagai kunci dari kulit glowing.

Purito Centella Green Level Recovery Cream

Produk PURITO yang pertama yang kucoba adalah Centella Green Level Recovery Cream. Kalau dilihat-lihat, dari segi kandungan maupun bentuk packaging, produk ini mirip dengan Dr Jart+ Cicapair Cream. Keduanya sama-sama menggunakan packaging berbentuk tube pasta, mirip pasta gigi. Packaging semua produk Purito, termasuk krim ini, terbuat dari material daur ulang.

PURITO CENTELLA GREEN CREAM

Kesamaan produk ini dengan Dr Jart+ Cicapair Cream adalah keduanya sama-sama menggunakan Centella asiatica atau Cica sebagai main ingredient dan berbentuk sediaan krim. Tapi dari komposisi, formulasi, dan harga keduanya berbeda.

Purito Centella Green Recovery Cream mengandung 50% ekstrak Centella asiatica. Dengan konsentrasi yang banyak ini, kandungan Centella asitica-nya bisa dibilang “bukan cuma gimmick marketing”. Uniknya, alih-alih menggunakan air Centella asiatica, Purito menggunakan daun Centella asiatica yang direbus dalam air kemudian diekstrak untuk memisahkan zat-zat yang bermanfaat.

Selain Centella asiatica, krim ini juga diperkaya Niacinamide, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid, dan ceramide, yang sangat mendukung kalim nya dalam membantu menenangkan kulit yang bermasalah dengan sifat antibakteri, menstimulasi pembentukan kolagen di lapisan dermis dan memperkuat skin barrier.

Baca juga: Manfaat Centella Asiatica Untuk Kulit | Skincare 101

Purito Centella Green Level Recovery Cream

Saya menggunakan krim ini sebagai moisturizer di pagi dan malam hari. Setelah mencoba lebih dari satu bulan, bisa dibilang krim ini cukup baik untuk melembabkan kulit normal saya. Namun tanpa bantuan beberapa layer hydrating toner sebelumnya, saya rasa krim ini saja masih kurang lembab.

Katanya sih, krim-krim dengan kandungan Centella asiatica biasanya punya formulasi yang agak heavy, tapi krim ini sama sekali nggak terasa berat dan menyumbat pori-pori. Walaupun konsentrasi Centella asiatica-nya cukup tinggi, tapi krim ini terasa sangat lightweight dan cepat meresap. Selain itu, krim ini punya finishing yang terlihat mattifying. Krim ini rasanya akan lebih pas kalau digunakan pada oily dan sensitive skin.

Karena ingredients-nya sudah terverifikasi dalam EWG Green Level Standard, artinya, bahan-bahan yang digunakan dalam setiap produk Purito dinyatakan aman menurut EWG (Environtmental Working Group), yakni sebuah organisasi lingkungan non-profit berbasis di Washington D.C. Karena itu, Centella Green Level Recovery Cream ini nggak cuma aman buat kulit sensitif, tapi juga aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Purito Centella Green Level Recovery Cream

Krim ini wanginya seperti rumput atau wangi obat tanaman herbal. Mengingat PURITO berkomitmen untuk nggak mengunakan pewangi artifisial. Saya pribadi nggak merasa terganggu sama sekali dengan wanginya, walaupun saya prefer produk yang memiliki sedikit fragrance.

Final Verdict

Produk ini punya klaim whitening dan antri-wrinkle. Tapi nampaknya, manfaat ini belum akan bisa diperoleh dalam waktu singkat. PURITO memang punya konsep all natural, dan nggak mendukung hasil instant jangka pendek. Namun dalam jangka waktu pemakaian satu bulan, saya sama sekali belum melihat adanya perubahan di kulit saya terkait klaim whitening ini. Bekas jerawat ssaya dari empat bulan yang lalu masih nggak memudar secara signifikan. At least, produk ini sangat membantu dalam memperkuat skin barrier dan mengontrol sebum wajah.

Krim ini tersedia dalam kemasan 50 gr dengan kisaran harga 175.000 – 250.000 an. Untuk krim sebanyak 50 gr, saya pribadi merasa harganya sedikit mahal dibanding moisturizer ku sebelumnya, Cosrx Oil Free Ultra Moisturizer dengan isi 100 ml. Meski begitu, harganya masih negotiable, while it worth the price for a high quality product.

Saya tertarik banget untuk nyobain produk-produk lainnya dari PURITO. PURITO Sea Buckthorn Vital 70 Cream dan PURITO Centella Green Level Safe Sun juga udah masuk dalam wishlist saya selanjutnya! Kalau kamu gimana?