Hal-Hal yang Harus Diketahui Sebelum Bleaching Kulit

Banyak cara yang ditempuh untuk mendapatkan rona kulit yang diinginkan, salah satunya adalah bleaching. Apakah aman? 

 

Dilansir dari WebMD, skin bleaching adalah perawatan kosmetik untuk menyamarkan kompleksi asli kulit dan membuatnya terlihat beberapa tingkat lebih putih, selain itu skin bleaching dapat dilakukan untuk meratakan warna kulit. Biasanya bulu-bulu halus pada tubuh ikut pudar warnanya kalau kamu melakukan bleaching kulit, sehingga kulit terlihat lebih terang.

Buat kamu yang ingin tahu tentang prosedur pencerahan kulit satu ini, yuk pahami beberapa hal tentang bleaching kulit yang pernah jadi tren beberapa tahun silam.

Apa yang terjadi saat kulit di Bleaching?

Hal-Hal yang Harus Diketahui Sebelum Bleaching Kulit

Saat mengalami proses bleaching kulit, krim yang ada di pasaran kebanyakan mengandung peroksida, amonia, hydroquinone, dan bahan pemutih lainnya, menghambat proses pembentukan pigmentasi pada kulit yang dihasilkan melanin untuk melindungi kulit dari sinar UV. 

Dengan kandungan anti-melanin, hiper-pigmentasi pada kulit pun terhindarkan dan tone kulit meningkat. Selain itu, krim bleaching kulit juga mengandung kandungan yang dapat mempercepat proses pengelupasan kulit seperti AHA dan tretinoin. Alhasil, kulit baru yang timbul akan lebih cerah daripada rona kulit sebelumnya. 

 

Baca juga: Kenalan dengan Charlotte Kay, Skincare Lokal Baru yang Bikin Glowing

 

Bahaya bleaching

Sama seperti berbagai tindakan lainnya, pasti ada risikonya, termasuk bleaching kulit. Bila dilakukan tanpa kewaspadaan, bleaching kulit bukannya dapat membuat kulit tampak lebih putih namun malah dapat mengakibatkan kerusakan kulit. Kerusakan kulit yang dapat terjadi antara lain:

  • Iritasi kulit
  • Alergi apda kulit
  • Kandungan berbahaya seperti mercuri bisa saja terkandung pada krim bleaching yang nggak aman. Penggunaan mercuri dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker serta gangguan fusri organ tubuh yang lain.
  • Bau khas dari bleaching juga secara tak langsung dapat membuat mata dan hidung teriritasi.

Seperti apa penggunaan bleaching yang aman?

Untukmu yang ingin melakukan bleaching kulit, selalu pastikan prosedur yang akan kamu lakukan aman dan menggunakan produk tanpa kandungan bahan yang berbahaya. Sebelum melakukannya, penting untuk membaca instruksi pemakaian secara detail agar nggak ada proses pemakaian yang dilewatkan.

Baca juga: Mau Kulit Glowing? Coba konsumsi 5 Smoothie Ini!

Selanjutnya, coba oleskan sedikit krim bleaching pada kulit dan lihat reaksinya selama 24 jam. Bila kulit tak menimbulkan gatal atau rona kemerahan, maka produk tersebut tak mengakibatkan alergi pada kulitmu. Bila produk dirasa cocok untuk kulitmu, mulailah mengaplikasikan produk pada daerah kulit yang diinginkan sesuai instruksi pada kemasan.

Hindari pemakaian pada area yang sensitif seperti mata, dan lipatan hidung. Perhatikan pula agar krim bleaching tidak langsung mengenai kuku untuk mencegahnya terasa perih dan kering. Proses bleaching biasanya berlangsung selama 20 menit, biasanya akan timbul rasa gatal selama proses berlangsung, segera hentikan pemakaian dan bersihkan krim dengan air dan sabun apabila rasa gatal telah melewati batas wajar.

Setelah krim bersih dari tubuh, segera gunakan sunscreen dengan SPF lebih dari 30 secara menyeluruh pada kulit karena kulit yang telah di bleach akan menjadi lebih sensitif. Dianjurkan pula untuk tidak keluar rumah selama 24 jam setelah proses bleaching kulit untuk menghindari kontak dengan sinar matahari secara langsung agar bleach dapat bekerja sempurna.

Yang penting untuk diingat, kulit yang telah di-bleach dapat menjadi lebih sensitif sehingga proses tersebut tak boleh dilakukan lebih dari sekali dalam jangka waktu 2 minggu. Perawatan lanjutan seperti aplikasi pelembab pun dibutuhkan agar kondisi kulit kembali prima.

Gimana, kamu tertarik untuk mencoba? Kalau bagi FD, tindakan ini lebih banyak risikonya daripada manfaatnya. Kesehatan kulit lebih berharga daripada sekadar warna yang cerah, lho. Kalau kamu rajin merawat kebersihan kulit, rutin eksfoliasi, nggak pernah skip sunscreen dan rajin membubuhkan pelembap, kulit akan terlihat glowing kok, apapun warnanya. Kamu juga bisa menggunakan skincare dengan bahan-bahan yang mencerahkan misalnya vitamin C atau licorice extract. Jadi, selalu pikirkan dengan bijak sebelum memulai tindakan apapun ya!