Pentingnya Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan saat Menstruasi

Sebagai perempuan, area kewanitaan adalah bagian penting yang harus dijaga
kesehatan dan kebersihannya. Termasuk saat menstruasi.

Setiap bulan, kebanyakan perempuan yang sudah melalui masa pubertas mengalami menstruasi atau biasa disebut Red Days. Kita pasti sudah hafal banget ya apa saja yang terjadi dalam periode ini. Ada yang lancar-lancar saja dan bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasanya, di sisi lain ada juga yang merasa nggak nyaman. Salah satunya muncul beberapa gejala infeksi di sekitar area kewanitaan seperti keputihan, gatal, iritasi dan bau tak sedap.

Alaminya kondisi pH ideal area kewanitaan adalah 3,5 – 4,5. Pada kondisi ini terdapat bakteri baik yang hidup untuk memberikan perlindungan dari bakteri jahat penyebab masalah area kewanitaan. Saat menstruasi, pH area kewanitaan berubah, sehingga risiko terjadinya gejala infeksi menjadi lebih tinggi. Penyebabnya adalah adanya medium darah dan penggunaan pembalut yang membuat kondisi area kewanitaan menjadi lebih lembap. Hal ini juga dapat memunculkan iritasi dan ruam bagi sebagian perempuan, yang jika dibiarkan bisa menjadi bahaya. Oleh karena itu, menjaga kebersihan area kewanitaan dengan ekstra saat menstruasi jadi sangat penting.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Sebelum Mencoba Menstrual Cup

Jangan pakai sabun badan, pilih yang ideal!

Lembaga riset Nielsen telah melakukan survei terhadap 1.000 perempuan di Asia dan menemukan bahwa lebih dari 40% responden menggunakan sabun badan/body wash untuk membersihkan area kewanitaan. Padahal sabun mandi pada umumnya memiliki kadar pH yang terlalu tinggi atau basa (sekitar 9 atau 10). pH yang tinggi ini dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan dapat mengikis natural oil area kewanitaan sehingga menjadi terasa kering. Biasanya karena terlalu kering ini, yang bisa dirasakan adalah gatal yang pastinya membuat nggak nyaman.

Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sekaligus mempertahanan bakteri baik area kewanitaan sebagai perlindungan alaminya, Betadine memiliki rangkaian lengkap. Betadine Feminine Wash dengan Prebiotik untuk sehari – hari, Betadine Feminine Hygiene untuk saat menstruasi atau Red Days, dan Betadine Feminine Wipes yang flushable untuk saat di luar rumah.

FD & MD Betadine copy

Baca juga: 3 Produk Ampuh Untuk Mengatasi Jerawat | Weekend Review

BETADINE® Feminine Hygiene baik dipakai saat Red Days.

Mengandung Antiseptik Povidone-Iodine 10% , yang dapat membantu mengatasi bakteri jahat, jamur dan parasit penyebab masalah area kewanitaan seperti keputihan, gatal, iritasi dan bau tak sedap. Cara pakainya mudah, 1-1-1. Tuangkan satu tutup botol BETADINE® Feminine Hygiene, larutkan ke dalam satu liter air, basuhkan pada area kewanitaan, diamkan 1 menit kemudian bilas.

Saat sehari-hari pun kita juga tetap harus menjaga kebersihan area kewanitaan dan bukan dengan sabun mandi. BETADINE® Daily Feminine Wash yang mengandung Prebiotik yang dapat meningkatkan kualitas bakteri baik. Rangkaian ini tersedia dalam format foam lembut, liquid dan ada juga yang berbahan dasar sirih. Saat traveling atau di luar rumah Feminine Wipes juga bisa jadi pilihan. Bahannya pun 100% biodegradable sehingga dapat langsung di buang di toilet/flushable.