Ngobrol Bareng Catriona Gray, Miss Universe Tentang Beauty dan Women Empowerment

Buat fans beauty pageant, pemilihan Miss Universe pasti jadi pagelaran yang ditunggu-tunggu. Sejujurnya saya sih nggak selalu mengikuti perkembangannya, kecuali kalau ada drama yang kontroversial seperti Miss Universe 2015 silam, hahaha. Meski begitu, di ajang Miss Universe 2018 ini ada satu kontestan yang paling mencuri perhatian saya sejak awal, yaitu Catriona Gray dari Filipina. From the way she speaks to her fantabulous Lava Walk, saya rasa nggak ada yang heran ya, kalau Catriona yang berhasil menyabet gelar Miss Universe 2018

Makanya saya excited banget, saat Lazada mengundang untuk hadir di Laz Talk dan Meet & Greet with Miss Universe di Plaza Indonesia beberapa waktu silam. To say I was starstruck is an understatement LOL. Sama sekali nggak ada kesan intimidating yang terpancar dari Catriona dan istilah ‘jaim’, saya rasa nggak ada deh di kamusnya. Saya ngobrol-ngobrol mulai dari misinya sebagai Miss Universe sampai soal beauty, tentunya. Ternyata salah satu hobinya adalah online shopping untuk produk kecantikan! Sudah penasaran? Langsung simak interview-nya!

 Miss Universe Female Daily

Hi, Catriona! As Miss Universe 2018, what social mission would you like to carry during your reign?

“Hi! I’m so passionate about education. Menurutku memberi edukasi berkualitas lebih bermanfaat dan impactful daripada sekadar menyumbangkan pangan dan obat-obatan pada mereka yang kurang mampu. You can’t take away education and knowledge. Manfaatnya pasti akan lebih berlangsung lama. Education makes way to awareness. Selain itu aku juga sangat peduli terhadap pengidap HIV/AIDS. Sangat disayangkan banyak sekali ketakutan karena kurangnya informasi tentang treatments yang bisa dilakukan. Caranya pun banyak, selain bisa dengan talk show seperti ini atau bahkan melalui media sosial. Itu yang ingin aku lakukan sebagai Miss Universe dan sebagai Catriona, for the rest of my life.”

I saw your makeup tutorial on Youtube! Apakah makeup memang salah satu hobimu atau tuntutan profesi?

“Aku suka banget nonton makeup tutorial dan beauty gurus di Youtube! I love makeup and I think I own too much hahaha. Pasti banyak yang mengira aku hanya memakai makeup karena profesi, tapi aku memang benar-benar hobi lho. Aku juga sangat suka nail art!”

Which beauty products can’t you live without?

“Lip balmChapped lips are never good! Selain itu, setiap pagi aku selalu membersihkan wajah dengan gentle cleanser karena malam harinya aku sudah pakai produk skincare yang relatif lebih harsh. Aku juga nggak pernah lupa pakai sunscreen.”

Do you have any words of encouragement for those having a hard time loving themselves? In this digital era, I think practicing self-love can be an everyday struggle, especially with all the filtered pictures.

You shouldn’t compare someone’s  filtered Instagram feed to your reality. Di balik setiap foto pasti ada banyak faktor pendukung, mulai dari lighting, angle, dan tentunya proses editing. Kita semua diciptakan berbeda, dan itu lah yang membuat kita unik. Setiap orang pun pasti punya opini berbeda tentang apa yang dianggapnya cantik. Menurutku media sosial adalah sarana yang memang perlu kita gunakan dan bisa bermanfaat, namun itu bukan ukuran dari kesuksesan apa lagi kebahagiaan seseorang. Aku pun juga pernah menerima komentar buruk dari netizen dan terkadang aku pun bisa sedih, I’m just a human after all. But you know what, these people never met me. We don’t know each other personally, so why should I take what they have to say personally? ”

Berhubung bulan ini Women’s History Month, punya pesan untuk para perempuan?

Women are the most powerful when we lift up other women. Jaga identitas kita. Jangan biarkan siapapun menentukan dan membatasi kemampuan kita. Selalu kelilingi diri dengan para perempuan dengan visi yang sama dan saling mendukung.”