Friday Fragrance: JOY by Dior

Beberapa waktu lalu, Dior kembali mengeluarkan wewangian terbarunya, JOY by Dior yang membuat saya tertarik untuk mencobanya.

JOY by Dior yang dikreasikan oleh perfumer Francois Demachy ini dilansir oleh Dior untuk menciptakan suasana yang menyenangkan saat orang memakainya. Francois juga menyebutkan bahwa dalam satu botol JOY ini akan menggambarkan rasa bahagia dengan beragam kompilasi aroma yang ia ciptakan dari interpretasinya akan sebuah cahaya yang lembut. Jadi ia mengharapkan orang yang menggunakan parfum ini bisa merasakan keindahan cahaya tersebut.

Baca juga: Lipstick Monday: Rouge Dior #766 Star Fuchsia

Pas pertama kali pegang botol JOY by Dior ini, saya langsung teringat akan botol khas yang mirip dengan beberapa parfum Dior yang pernah launching sebelumnya, seperti Dior La Collection Privee, Maison Christian Dior Collection, dan Sauvage Collection yang diciptakan untuk laki-laki. Selain desainnya yang minimalis dan feminin, yang saya suka dari botol JOY by Dior ini adalah magnet pada tutupnya, sehingga kita nggak perlu takut kehilangan tutupnya saat dibawa-bawa buat traveling.

dior

Setelah itu, baru deh saya nyoba semprotin JOY by Dior ini ke titik-titik nadi di badan dan menggunakan teknik clouding atau menyemprot parfum ini ke udara di atas kepala saya. Nah, pas pertama kali disemprotin, parfum ini dibuka sama aroma citrus yang segar tapi tetap terasa sedikit powdery dan heavy. Sepertinya wangi ini tercipta karena kombinasi Zested Bergamot dan Mandarin yang dipadukan sama aroma bunga mawar dari Grasse dan melati di dalam parfum ini. Lama kelamaan, JOY by Dior ini akan tercium semakin hangat dan creamy, yang menjadikan kombinasi aroma sandalwood, cedar, white musk dan patchouli sebagai base notes nya tercium lembut di badan saya.

Baca juga: Satu Alasan Untuk Mencoba Dior Lip Sugar Scrub

Untuk mencoba ketahanan aroma setiap parfum, saya selalu memakainya dari pagi dan sengaja nggak menyemprotkannya lagi sampai malam. Saat mengetes parfum ini, saya menggunakannya dari jam 8 pagi sampai 7 malam dan mengakhirinnya dengan melakukan olahraga Strong by Zumba. Surprisingly, parfum ini bisa bertahan dengan baik lho walau saya keringetan parah setelah olahraga. Bahkan setelah saya mandi pun wanginya masih sedikit tercium.

Baca juga: 3 Cara Agar Parfum Awet Aromanya

Tapi, kalau ditanya apakah ini akan menjadi parfum saya sehari-hari, sepertinya sih tidak. Karena memang kalau saya pribadi sih lebih suka wangi parfum yang agak light dari ini. Tapi, bukan berarti parfum ini nggak enak, lho. Kalau buat saya, sepertinya JOY by Dior ini akan pas kalau dipakai di malam hari untuk acara-acara spesial, atau sedang traveling ke sebuah negara yang udaranya dingin.

Nah, kalau kamu sudah pernah coba parfum dari Dior, mana sih yang jadi favorit kamu?