Mencoba Treatment Terbaru Keratin Lash Lifting

Nggak berani coba eyelash extension karena takut bulu mata rontok? Sepertinya keratin lash lifting adalah treatment yang pas buat kamu.

Sebenarnya saya dari dulu memutuskan untuk tidak mencoba beauty treatment di sekitaran mata karena takut akan efeknya. Salah satu yang cukup membuat saya trauma adalah pengalaman teman saya saat mencoba extension bulu mata dan dalam waktu kurang dari satu bulan bulu matanya rontok sampai botak total! Untuk menumbuhkan bulu matanya lagi ia membutuhkan waktu lebih dari tujuh bulan dan semenjak itu saya memutuskan tidak akan pernah mau mencoba extension bulu mata.

Namun beberapa waktu belakangan ini, selain extension bulu mata, sudah mulai terdengar treatment alternatif yaitu lash lifting, di mana bulu mata asli kita diangkat dan dilaminasi cairan khusus sehingga membuat bulu mata terlihat lebih lentik dan tebal. Lash lifting sendiri sebenarnya adalah penyempuraan dari tren yang sudah ada sejak lama yaitu keriting bulu mata. Karena kedengarannya tidak “berbahaya” seperti extension dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, saya jadi ingin mencoba treatment ini. Salah satu treatment lash lifting yang sedang menjadi pembicaraan adalah keratin lash lifting.

keratin lash lifting_1

Perbedaan antara lash lifting dan keratin lash lifting ada di manfaat yang diberikan. Lash lifting hanya membuat bulu mata lentik tanpa memberi nutrisi lebih ke bulu mata, sedangan keratin lash lifting digolongkan sebagai beauty treatment yang bisa menumbuhkan, memanjangkan sekaligus menebalkan bulu mata jika dilakukan secara rutin, sekitar satu setengah sampai dua bulan sekali.

Salah satu salon yang menyediakan jasa keratin lash lifting di bilangan Jakarta Selatan adalah Quo Studio. Experience saya selama treatment keratin lash lifting ini sangat menyenangkan. Pertama, mata saya dibersihkan terlebih dahulu, dan disarankan jika akan melakukan keratin lash lifting kita tidak menggunakan maskara sebelumnya karena sisa-sisa maskara akan membuat pengaplikasian keratin lash lifting menjadi susah dan memperlama proses pengerjaannya. Setelah semua makeup dibersihkan, tepat di bawah mata kita di tempelkan eye pads dan di kelopak mata atas di tempelkan selotip putih agar bulu mata terlihat lebih jelas. Di atas selotip kelopak mata atas di pasangkan lagi silicon pads yang berfungsi sebagai tempat menempelkan bulu mata dan tatakan pengaplikasian keratin. Silicon pads yang digunakan sesuai dengan panjang bulu mata.

keratin lash lifting 2

Setelah itu, bulu mata di lekatkan pada silicon menggunakan lem khusus dan didiamkan selama kurang lebih dua puluh detik sebelum akhirnya dioleskan gel KLL (keratin lash lift) Step 1. Yang terpenting di Step 1 ini, gel tidak boleh sampai ke akar bulu mata. Setelah itu, didiamkan selama sepuluh menit sambil bulu mata ditutup dengan plastic wrap, kapas dengan air hangat dan kain.  Selanjutnya, gel KLL Step 2 yang mengandung keratin digunakan dan didiamkan selama sepuluh menit sama dengan Step 1. Setelah 2 step tersebut selesai, mata dibersihkan secara perlahan.

Step terakhir adalah proses pemberian tinta pada bulu mata selama lima menit. Namun tinta tidak disarankan untuk orang yang mudah alergi ya. Nah, setelah tinta dibersihkan, untuk menambah hasil yang maksimal akan diberikan keratin mascara. Total pengerjaan keratin lash lift kurang lebih empat puluh luma menit namun tergantung bulu mata yang kita puny. Pproses pengerjaan di mata saya sendiri kurang lebih adalah satu jam.

WhatsApp Image 2018-07-24 at 16.53.25

Menurut saya keratin lash lift masuk kedalam list worth to try treatment. Kenapa? Karena setelah pengerjaan, mata saya terlihat sangat awake dan juga memberikan kesan bulu mata tebal, plus efek jangka panjang yang positif dari keratin lash lift. Untuk kegiatan sehari-hari, keratin lash lift juga mempermudah dan mempercepat waktu makeup saya.

Harga keratin lash lift di Quo Studio adalah Rp. 900.000 tapi ada banyak promo kok di Quo Studio. Kalian bisa check di instagram mereka untuk info lebih lanjut.

So ladies, ada yang udah coba keratin lash lift juga? Atau mau tetap setia dengan eyelash extension?