Di Balik Skincare Natural Australia yang Populer

Dari Frank Scrub sampai Sukin, ini alasan di balik skincare natural Australia dan kesuksesannya.

Kalau lagi belanja skincare di Australia, nggak habis-habisnya kamu akan membaca produk dengan label “natural”, “certified organic”, “toxin-free”, “vegan” atau “no nasties”. Bahkan untuk saya yang bekerja di bidang K-beauty di Australia, salah satu pertanyaan yang paling sering saya dengar dari customer disini adalah “Is this product natural?”

Natural Beauty Products in AustraliaA typical beauty shelf yang dipenuhi produk skincare natural di supermarket Australia

Baca juga: 6 Anggapan Salah Seputar Produk Perawatan Wajah Natural

Beda dengan negara lain, obsesi orang Australia terhadap natural skincare bukanlah sekedar tren semata. Inilah tiga alasan kenapa skincare bahan alami sangat populer, dan bahkan sudah menjadi identik dengan si Negeri Kanguru:

Masalah Kulit Sensitif

Beda dengan orang Indonesia yang mayoritas mempunyai kulit oily dan acne-prone, masalah utama untuk orang Australia adalah kulit yang kering dan sensitif. Ini dikarenakan cuaca yang ekstrim dan kering sepanjang tahun. Karena itu, orang Australia sangat berhati-hati dengan produk yang dipakai di kulit, dan muncullah local demand yang tinggi untuk skincare natural yang dipercaya lebih aman dan cocok untuk kulit sensitif.

Endless Local Resources

Dari sisi supply, Australia sendiri adalah tempat yang kaya dalam sumber daya alam. Buktinya, pernah dengar kan tentang manfaat Manuka honey, Australian Pink Clay atau Kakadu Plum untuk kulit? Karena dikelilingi so so much resources, banyak beauty brands lokal seperti Lanolips dan A’Kin malah dimulai dari halaman belakang sang founder sendiri!

Baca juga: Brand Natural Favorit Para Editor Female Daily

Connecting the demand and supply together, orang Aussie juga cukup nasionalis, jadi movement “Shop Local” bisa sukses banget disini. Nggak heran sih, soalnya produk Australia juga terkenal di luar negeri gara-gara standar yang tinggi untuk organic products. Hanya untuk mendapatkan label “certified organic”, produk tersebut harus mengandung at least 95 persen certified organic ingredients, dan bebas dari paraben, SLS, modifikasi genetik atau petroleum derivatives.

Filosofi dan Komunitas

Untuk orang Australia, natural skincare is just a small part of the big picture. Filosofi natural beauty sudah menjadi lifestyle yang nggak stop hanya di produk kecantikan, tapi juga sudah diterapkan dalam aspek hidup yang lain seperti memilih makanan organik, dan ethical, sustainable fashion. Of course, walaupun hal ini nggak apply ke semua Australians, tapi semakin hari, semakin banyak orang yang menjadi conscious terhadap produk yang dipakai dan dibeli.

Natural Organic Skincare Australia 4Foto: Nourished Life

Hal ini bisa di-link ke awareness yang dimulai berbagai organisasi-organisasi di Australia atau bloggers yang super aktif dalam berjuang untuk sustainable and overall natural living. Bahkan online store lokal seperti Nourished Life nggak hanya menjual produk, tapi juga mengedukasi publik tentang pentingnya memilih produk skincare yang alami dan aman untuk kulit. Nah, dengan komunitas “Healthy Living” yang kuat disini, nggak heran orang Australia demen banget sama natural products.

Menurut kamu, apakah kegilaan natural beauty di Australia akan pernah terjadi di Indonesia juga? Let me know your thoughts!