Suka Skincare Layering? Perhatikan Hal yang Satu Ini

Selain bahan aktif skincare yang tidak bisa digunakan bersamaan, perlu juga untuk memperhatikan hal ini saat skincare layering.

Bisa dibilang, saya #TeamMaximalSkincare karena skincare routine saya terdiri dari minimal enam atau tujuh produk, pagi maupun malam. Selain double cleansing dan double toning, saya juga menggunakan serum, moisturizer, dan eye cream setiap pagi dan malam.

skincare layering

Biasanya, saya menggunakan hydrating serum di pagi hari, dengan kandungan hyaluronic acid atau ekstrak tanaman-tanaman yang ringan. Namun, setelah nonton wawancara Mbak Affi Assegaf dengan CEO Novexpert, Cyrille Telinge, saya cukup tergerak untuk menyegerakan penggunaan vitamin C untuk wajah. After an extensive research, saya menjatuhkan pilihan serum vitamin C saya ke Sensatia Botanicals Facial C-Serum untuk kulit berminyak. Saya gunakan rutin setiap pagi hari, setelah pakai SK-II Facial Treatment Essence.

Dalam seminggu pertama, setelah skincare routine saya selesai, kulit saya jadi terlihat kusam, nggak bercahaya gitu. Sempet ngerasa discouraged, tapi tetap saya lanjutin. Dalam dua minggu, saya sudah bisa melihat perubahan kulit saya yang terlihat lebih cerah dan warna kulitnya lebih merata. Tapi, setiap selesai pakai skincare di pagi hari, kulit saya tetap terlihat dull, sampai saya harus tutupi dengan produk makeup biar lebih segar. Akhirnya, saya eksperimen dengan hanya menggunakan serum vitamin C atau hanya menggunakan SK-II FTE. Hasilnya? Kusamnya hilang!

Berhubung Kak Gyanda, video producer Female Daily, juga menggunakan ”ramuan”skincare” yang mirip, saya sempat kirim DM untuk nanya apa beliau punya masalah yang sama: kulitnya terlihat kusam setelah skincare layering SK-II FTE dan serum vitamin C Sensatia Botanicals. Ternyata, masalah ini cuma terjadi di saya saja. Setelah ngobrol sama Kak Gyanda, akhirnya saya tahu kalau serum vitamin C-nya oksidasi di kulit saya, makanya wajah terlihat kusam!

Baca juga: Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Berbarengan

Hal ini terjadi karena saya memakai serum vitamin C di atas SK-II FTE yang belum menyerap. Kondisi kulit yang ”basah” membuat serum vitamin C yang saya layer di atasnya menggelap, karena vitamin C memang punya karakteristik gampang oksidasi! Untungnya, hal ini nggak menyebabkan iritasi apa-apa, dan bahan aktifnya tetap bekerja seperti biasa. Cuma nggak nyaman kan kalau kulit jadi terlihat kusam karena skincare layering yang kurang hati-hati?

Sejak kejadian ini, saya jadi lebih hati-hati kalau mau skincare layering. Saya jadi lebih memperhatikan karakteristik produk agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Sekarang, saya pastikan kulit saya ”kering” dulu sebelum pakai serum vitamin C dari Sensatia Botanicals, dan saya nggak lagi mengalami kusam lagi. Perhatikan juga formulasi dari produk kamu. Kalau formula produk skincare kamu water-free, misalnya, pastikan kamu nggak semprot beauty water setelahnya. Perlu diperhatikan juga soal tekstur: always work your way from the thinnest consistency to the thickest.

Baca juga: Perlukah Menunggu Sampai Skincare Diserap Kulit?

Masalahnya ”teknis” banget ya. Tapi bukan berarti gampang di-dismiss begitu saja, kan?