Kylie Cosmetics Dituntut Kasus Hak Cipta

Kylie Cosmetics baru saja dituntut oleh MUA asal Los Angeles, Vlada Haggerty, atas kasus pelanggaran hak cipta yang menyangkut foto promosi di akun Instagramnya. Hmm, kenapa ya, beauty brand yang satu ini kayaknya sering banget tersandung masalah?

Kasus ini berawal dari Kylie Cosmetics dianggap memplagiat ide foto-foto artwork hasil kolaborasi Vlada dengan fotografer Julia Kuzmenko yang di-post di Instagram bulan September 2016 lalu. Vlada mengangkat isu ini di akun Instagram pribadinya dan membandingkan foto hasil karyanya dengan campaign Holiday Collection Kylie Cosmetics yang baru saja di-post tanggal 19 November lalu.

Screen Shot 2016-11-30 at 9.50.50 AMFotografer yang bekerjasama dengan Vlada, Julia, menjelaskan di website pribadinya tentang masalah ini dan bagaimana konsep awal pemotretannya dilakukan. Ironisnya, Julia juga pernah bekerjasama dengan Marcelo Cantu, fotografer yang mengerjakan foto-foto campaign Kylie. Mengutip dari tulisan Julia,

“It breaks my heart to see how large brands take independent, unprotected artists’ work and use them to multiply their wealth.”

Tuntutan Vlada dan Julia ini juga nggak sepenuhnya tanpa kontra karena banyak juga orang yang beranggapan bahwa zaman sekarang ini, nothing is original. Terutama dalam hal seni, karena suatu karya sangat mungkin terinspirasi dari karya orang lain. Sebagian orang menganggap tuntutan ini berlebihan, tetapi sebagian juga mendukung keputusan Vlada untuk menagih pertanggungjawaban dari pihak Kylie, yang sampai sekarang masih belum memberikan komentar tentang masalah ini.

Jika ditarik ke belakang, sebenarnya ini bukan kali pertama Vlada menuduhkan plagiarisme pada Kylie Cosmetics. Waktu Kylie Cosmetics baru saja launching tahun 2015 lalu, brand ini langsung dikenal dengan logo lipstik meleleh di bibir yang ada di seluruh kemasannya. Artwork lipstik meleleh yang jadi signature Kylie Cosmetics ini juga sudah dibuat lama oleh Vlada, karena itu ia menekankan pada kata-kata “Haven’t you gotten enough ‘inspiration’ from me, already?” di Instagram post terakhirnya.

I let you be the judge. Apa pendapat kamu tentang kasus ini? Apakah tuntutannya berlebihan, atau memang sudah seharusnya dibawa ke jalur hukum?