Cara Praktis Menutrisi Rambut

Let’s admit. Hidup di Jakarta yang tingkat kemacetannya dianugerahi predikat kota nomor satu di dunia memang kesannya “ya sudah biasa” tapi kalau dijalani setiap hari, bertahun-tahun, sadar tidak sadar ya menggerogoti jiwa raga juga. Mau pakai kendaraan umum? Mau pakai kendaraan pribadi? Saya rasa semua punya alasan di balik pilihannya masing-masing. MRT kenapa baru mau dibuat juga ya lebih baik disyukuri daripada nggak dimulai juga. Wait, wait.  Kenapa tulisan saya jadi mengarah ke situ.

Back to topic.

Yang ingin saya bawa di tulisan ini adalah pola hidup di kota yang cukup bikin tua di jalan membuat banyak perempuan, khususnya yang bekerja, jadi punya waktu yang lebih sedikit untuk merawat diri.  Akhir pekan masih sempat memanjakan diri dengan pergi ke spa, olahraga, salon? Good for you! Saya juga pernah, dan ingin kalau niat, tapi seringnya, karena Senin sampai Jumat udah perang dengan jalanan untuk bisa sampai ke kantor dan pulang ke rumah, biasanya Sabtu dan Minggu saya gunakan untuk leyeh-leyeh saja. Paling nggak pergi ke tempat yang dekat dengan rumah saja.

Bukan berarti jadi nggak merawat diri, lho, ya.  Merawat diri dari ujung rambut sampai ujung kaki ada yang bisa dilakukan dengan mudah dan praktis di rumah.  Salah satunya adalah merawat rambut.  Saya orangnya agak malas kalau harus berlama-lama di salon.  Sesekali sih nggak apa-apa kalau memang butuh perawatan ekstra. Tapi untuk sehari-harinya, pakai hair mask dan conditioner saja sudah cukup bagi saya.

Pantene Total Damage Care 10

 

Conditioner yang saya pakai saat ini adalah Pantene Total Damage Care 10.  Pantene sendiri sudah jadi brand yang saya pakai sekian tahun lamanya sedari SMA.  Paling cocok, ya sama Pantene.  Bertepatan dengan rambut yang makin lama ujungnya makin kering dan ada yang mulai patah, Pantene Total Damage Care 10 conditioner ini yang paling pas untuk tipe rambut seperti saya.   Conditioner-nya membantu mencegah tanda kerusakan dengan teknologi Keratin Damage Blockers yang merawat dan melindungi rambut dari kerusakan.  Rambut yang patah, sih, seperti yang kita tahu tidak mungkin lantas bisa jadi sempurna lagi, tapi untuk mencegah dan melindungi rambut lainnya, perlu dilakukan dari sekarang.

Conditioner ini saya pakai seminggu dua kali setelah keramas.  Rambut yang masih basah saya berikan conditioner secukupnya dari telinga sampai di ujung rambut dan sisir dengan jari. Biasanya saya diamkan hanya sekitar 1 – 5 menit, lalu bilas sampai bersih. Rambut terasa lebih halus dan mudah diatur, dan yang pasti setelah diperhatikn rambut patah dan bercabang nggak semakin banyak setelah rutin pakai conditioner ini.