Atasi Behavioral Aging Dengan SISLEŸA L’Intégral Anti-Âge Firming Concentrated Serum

Begitu usia sudah masuk ke kepala 3, salah satu isu yang jadi kekhawatiran saya adalah kulit mulai sedikit mengendur, atau biasa dikenal juga dengan sagging skin. Belum lagi kerutan-kerutan halus juga udah mulai sedikit muncul. Kalau kasus saya sih kerutan halus tersebut mulai kelihatan di area tulang pipi, bukannya di area kening.

Sebenarnya ada banyak faktor yang memang bisa memicu proses penuaan pada kulit wajah kita. Selain memang karena faktor U yang benar-benar nggak bisa dihindari, ada juga faktor genetik dan juga agresi lingkungan yang makin ke sini rasanya semakin beragam. Tapi, sekarang pemicunya nambah lagi, yaitu behavioral aging yang disebabkan karena stres dan buruknya gaya hidup yang kita pilih, sehingga mengganggu siklus hidup sel-sel di dalam kulit kita. Gaya hidup yang kurang baik itu seperti apa? Ya, seperti misalnya kita kurang tidur, merokok, kurang olahraga sehingga peredaran darah kurang lancar, atau suka banget makan junk food.

Sisleya 2

Nah, karena rasanya faktor penyebab penuaan pada kulit juga semakin banyak, akhirnya saya penasaran untuk coba serum yang bisa membantu mengatasi tanda-tanda penuaan yang mulai muncul di usia 30-an ini. Kebetulan, pas kemarin datang ke launching Sisley SISLEŸA L’Intégral Anti-Âge Firming Concentrated Serum, saya dikasih produknya untuk dicoba. Dengan sedikit deg-degan karena memang kulit baru saja membaik dari serangan jerawat yang nggak kunjung berhenti, akhirnya saya memberanikan diri mencoba serum ini dengan melakukan test patch terlebih dahulu di area rahang. Fyuh… untungnya kulit saya nggak ada masalah menerima produk ini untuk dimasukkan ke dalam rangkaian perawatan wajah sehari-hari.

Baca juga: Sisley Hydra Global Serum: Solusi Untuk Kulit Dehidrasi

 

DSC02009

Consistency & Scent

Saat mendengar kata serum, ekspektasi saya ya teksturnya akan sedikit lebih ringan dibanding dengan moisturizer. Tapi, pas pertama kali produk ini saya pump ke tangan, ternyata memang lebih thick dibandingkan dengan serum lain yang pernah saya coba. Hal ini disebabkan oleh Gel Trap Technology yang dimiliki oleh firming serum ini, sehingga walaupun teksturnya agak lebih creamy dibanding serum lain, tapi begitu diaplikasikan ke wajah akan berubah rasanya seperti menggunakan gel. Satu pump saja sudah sangat cukup untuk dipakai ke seluruh wajah saya. Produk ini juga cepat meresap, nggak lengket, cukup ringan, dan terasa lebih lembap pas dipakaikan ke wajah. Aromanya juga menenangkan tapi uplifting di waktu yang bersamaan, karena ada kombinasi lavender dan marjoram essence di dalamnya.

Benefit

SISLEŸA ini memang salah satu rangkaian skincare milik Sisley yang mempelajari tentang epigenetics atau manipulasi DNA. Tujuannya apa? Sisley berharap dengan riset panjang dan mendetail yang dilakukan oleh mereka, bisa membantu mengembalikan siklus hidup sel-sel di balik kulit kita, memodifikasi ritme selular pada tubuh, dan mengembalikan fungsi sel dengan baik sekaligus memperpanjang usia sel tersebut. Nah, pada produk SISLEŸA L’Intégral Anti-Âge Firming Concentrated Serum yang saya coba hampir satu bulan ini, memang mengandung sweet marjoram extract sebagai salah satu kandungan aktifnya yang punya fungsi menstimulasi enzim LOXL-1 sehingga bisa menjaga elastin untuk bekerja dengan baik. Karena seiring dengan waktu, fungsi elastin di tubuh kita pasti akan semakin menurun, sehingga menyebabkan elastisitas dan kekencangan kulit tidak seprima saat kita masih berusia 20-an.

Serum ini juga mengandung Phyto-Complex Pro-Firm 7 yang merupakan kombinasi dari tujuh ekstrak plant-based yang sangat kuat untuk membantu mengencangkan kulit wajah dan bekerja pada setiap lapisan kulit kita. Supaya kamu juga yakin nggak memiliki reaksi alergi saat menggunakan serum ini, Phyto-Complex Pro-Firm 7 ini merupakan gabungan dari ekstrak Persian acacia, tiger nut, rosehip, lindera, yeast and soy protein complex, white willow leaf serta bistort. Klaimnya sih produk ini akan memberikan hasil akhir yang baik setelah kita menggunakannya secara rutin selama dua bulan.

 

Verdict

Walau saya belum memakainya selama dua bulan, tapi aplikasi serum ini setelah beberapa minggu memang membuat saya merasa tekstur kulit jadi lebih kencang dan kayaknya agak ‘ngangkat’. Untuk soal kerutan halus pada area tulang pipi memang belum kelihatan tersamarkan secara signifikan. Sepertinya kalau buat kerutan atau garis halus saya harus memakai serum ini dalam jangka waktu yang lebih lama, atau dua bulan seperti yang diklaim oleh Sisley sendiri. Serum ini juga nggak bikin breakout di kulit saya yang combination oily. Thank God!

Selain itu, walau memiliki tekstur yang agak thick dibanding dengan serum lainnya, SISLEŸA L’Intégral Anti-Âge Firming Concentrated Serum ini nggak bikin kulit saya berminyak walau dipakai di siang hari. Tapi memang saya mengantisipasi ini dengan aplikasi pelembap yang nggak terlalu rich pas siang hari. Kalau malam hari, biasanya saya gunakan moisturizer yang sedikit lebih rich karena saya juga tidur menggunakan AC. Oh ya, karena memang teksturnya lebih thick, saya rasa serum ini juga akan bagus juga buat dipakai oleh perempuan yang kulitnya sudah lebih mature, karena biasanya kulit mulai terasa kering sering dikeluhkan.

Untuk urusan harga, kita memang harus menabung, sih. Karena SISLEŸA L’Intégral Anti-Âge Firming Concentrated Serum ini dibanderol dengan harga Rp6.000.000,- untuk ukuran 30ml. Serum ini sudah bisa kamu beli di di counter Sisley terdekat mulai November 2018.

Gimana, tertarik buat mencoba nggak?