Brand of The Month : Rosé All Day

Rose All Day, brand makeup yang hadir karena ide yang tidak sengaja muncul, tapi sekarang berkembang dan jadi salah satu brand favorit di Indonesia.

Hadir di tengah-tengah pasar liquid matte lipstick, Rosé All Day hadir sebagai brand lokal yang kembali mempopulerkan the classic tube lipstick. Setelah setahun suskses dengan koleksi lipstick-nya, tahun 2018 ini Rosé All Day, kembali rilis produk kecantikan yang “menabrak” arus tren makeup di Indonesia, yaitu foundation.

Sebagai editor yang mengamati pergerakan brand lokal, saya tertarik banget dengan cerita di balik Rosé All Day. Menurut saya ini adalah brand lokal yang beda, karena mereka berani menghadirkan produk-produk yang melawan arus dan juga konsep brand lokal yang berbeda. So without further ado, yuk langsung simak obrolan saya bareng tiga founder Rosé All Day, Tiffany, Public Relation, Cindy, Finance, dan Sam, Creative Director.

Rose All Day

What is so cool about your job?

Tiffany: “Kita bisa menjalankan apa yang kita suka dan passionate about. Tapi selain itu yang keren buat kami adalah, kami memulai semuanya dari nol, apalagi untuk aku (Tiffany) yang saat baru lulus dari collage langsung kerja dan membesarkan brand Rosé . Sebenernya saat kita mulai Rosé All Day, kita menjalankannya hanya untuk fun aja, dan after launched kita ngikutin pergerakan brand Rosé All Day sendiri. Kita berdua juga bingung, how we get this far and big, ya? hehe. Tapi setelah melihat semua yang kita lakukan memang dari awal, we do something that we care and passionate about.”

Apa yang membuat kalian ingin bikin brand makeup?

Tiffany: “It’s all started with Kylie Lip Kit, haha. Jadi Sam, suka banget sama lip kit ini dan rela banget import langsung dari USA. Terus jadi mikir kok orang rela banget ya, beli lipstick sampai segitunya? Setelah itu, aku langsung ngasih ide untuk bikin brand makeup sendiri aja. Pas banget soalnya kita aku dan Sam suka makeup and for starter let’s do lipstick! “

Let’s talk a little bit about your background and who is your mentor?

“Kita bertiga background-nya di finance dan marketing aja, sih. Sedangkan mentor dalam menjalani bisnis ini, kami mendapatkannya dari keluarga besar kami. Tapi nggak semua ilmu yang kami dapatkan dari mereka langsung kita aplikasikan, mengingat ada jeda generasi yang lumayan jauh. Jadi kita ambil sedikit dari keluarga dan kita twist dengan cara-cara yang kita formulasikan sendiri supaya lebih relate ke generasi sekarang.”

Rose All Day-2

Balik ngomongin ke produk, kalau dilihat dari launching produk pertama yaitu Lip and Cheek kalian loncat ke foundation, why is that?

“Sebenarnya, foundation adalah produk yang ingin kita keluarkan tapi dengan nama skin tint. Kita developed produk ini dua tahun lalu, tapi ternyata untuk mendapatkan formula yang pas itu cukup sulit dan memakan waktu yang lama. Saat developed produk ini, kita mulai dari nol dan kita nggak mau ambil sampel yang sudah jadi atau disediakan dari pabrik. Selain dari formulasinya yang memang sulit, ternyata konsep skin tint kurang masuk di Indonesia. Mengingat di sini kan cuaca panas ya, jadi kita harus cari formula yang pas dan sesuai dengan maunya market di Indonesia. Makanya kita batal dengan proyek tersebut, dan jadinya kita fokus ke produk The Realest Lightweight Foundation. Dan menurut kami ini momen yang pas untuk launching foundation, karena di Indonesia belum ada Indie Brand yang bikin foundation? So we want to be the first one!”

Rose All Day-3

Aku sendiri cukup kaget ketiga Rosé All Day launching foundation, it’s like you breaking the trend of liquid lipstick di Indonesia. Pingin tahu dong, struggle-nya apa sih?

“Pertama jelas dari formulasinya, karena kita ganti satu ingredient bisa mengubah keseluruhan formulasi foundation-nya. Lalu nentuin tekstur yang pas dan cocok untuk di Indonesia cukup sulit. Lalu dari tube-nya sendiri juga, sih. Bisa dilihat kalau tube kita beda dari foundation pada umumnya, karena belum ada yang se-tight ini, so you can get the most of the product. Also we wanna touch with the color collection, kenapa kita hanya rilis empat warna. Kalau dibandingin sama Fenty agak sulit ya, karena kan kita mulai bisnis ini dari uang kita sendiri. Plus minimum produksi produk makeup itu harus dalam jumlah besar banget, so that’s the reason. Tapi tenang aja, kita akan nambahin warnanya kok, so stay tuned!”

Alright! Spill dikit dong kedepannya Rose All Day akan keluarin produk apa aja?

“Pertama kita akan nambah dua warna gelap untuk foundation dan ini akan launching di bulan Januari 2019. Terus kita akan launching face palette juga dan finishing powder! Sebenernya banyak banget yang mau kita launching, haha, tapi yang baru bisa kita kasih tahu cuma ini aja, hehe.”

Last but not least, punya tips untuk perempuan atau siapa pun yang mau membangun usaha sendiri seperti kalian?

Just do it and make it happen. Karena dari pengalaman kita sendiri, ini bisa terjadi karena modal nekat dan jalanin aja dulu. Tapi yang harus disiapkan adalah mentalnya, cari partner kerja yang pas dan satu misi dengan kita, karena ini adalah salah satu faktor yang penting untuk membuat usaha kalian berjalan dengan baik ke depannya.”