3 Tips Makeup Beauty Vlogger yang Tidak Semua Orang Bisa Pakai

Teknik makeup dari 3 Beauty Vlogger kesayangan kita ini, ternyata ada yang tidak berhasil ketika diaplikasikan di orang lain, meskipun jenis kulitnya sama.

Selain membaca artikel kecantikan atau beauty blog, saya terkadang juga suka melihat tutorial makeup di Youtube. Biasanya saya membaca review produk di blog, dan memilih Youtube untuk melihat tutorial makeup. Menurut saya tutorial makeup lebih mudah diikuti bila dilakukan dengan video. Saya bisa melihat secara langsung di video, bagaimana step-step makeup-nya, bagaimana cara memegang kuas makeup, bagaimana cara blending eyeshadow, dan lain-lain.

Apalagi saat ini, beauty vlogger Indonesia sudah banyak banget. Kita bisa memilih mana beauty vlogger yang teknik makeup-nya paling sesuai dengan jenis kulit, bentuk wajah, dan juga selera kita. Tapi nggak semua tips makeup beauty vlogger ini bisa kita aplikasikan di kulit kita, lho! Kita juga harus memilah dan mencoba sendiri dulu tips dari para beauty vlogger tersebut. Bisa saja memang sangat bagus di mereka, tapi di kita kurang bagus hasilnya.

Nah, berikut adalah tips dari 3 beauty vlogger Indonesia, yang menurut saya harus dites dulu di kulit masing-masing, sebelum benar-benar memakainya untuk acara ke luar rumah.

 

18646581_913476968790835_9153807873195638784_n

 

Suhay Salim: Membaurkan eyeshadow berwarna sampai ke browbone

I Love Suhay Salim! Saya suka banget sama eye makeup skill-nya dan saya juga suka suaranya ketika menjelaskan sesuatu di video. Suhay ini suka sekali membuat eye makeup look dengan warna-warna yang bold dan teknik smokey eyes. Beberapa kali saya lihat, Suhay membaurkan eyeshadow berwarna (cokelat, oranye, atau merah), penuh dari area crease sampai ke browbone. Dan di Suhay, eye makeup look seekstrem itu tetap terlihat gorgeous!

Saya beberapa kali mencoba teknik eye makeup ala Suhay ini, tapi selalu gagal. Iya, beda skill lah ya :D. Teknik membaurkan warna eyeshadow sampai area browbone ini membuat keseluruhan look saya terlihat aneh. Saya sendiri lebih suka memberi jeda untuk penempatan highliter atau eyeshadow warna terang di area browbone.

 

beauty vlogger (2) - Copy

 

Alifah Ratu: Bedak Sebelum Foundation

Ratu adalah salah satu beauty vlogger favorit saya! Saya mengikuti channel Youtube Alifah Ratu dari awal-awal videonya. Selain makeup tutorial dengan menggunakan produk makeup yang mostly drugstore dan lokal, Ratu juga seringkali bercerita mengenai skincare dan perjuanggannya dalam melawan jerawat. Berkebalikan dengan Suhay, Ratu ini punya jenis kulit yang berminyak. Malah Ratu pernah bilang kalau kulitnya sangat-sangat berminyak. Di salah satu videonya, Ratu pernah share teknik powder before foundation, yang efektif menahan minyak dan membuat riasannya lebih awet.

Karena jenis kulit saya dan Ratu berbeda, maka trik yang satu ini jelas tidak bisa diaplikasikan di kulit saya. Tapi saya mencoba membagikan ke beberapa teman saya yang punya kulit berminyak. Hasilnya, ada beberapa yang jatuh cinta dengan teknik tersebut, namun ada juga yang nggak suka walaupun kulitnya sama-sama berminyak. Kata beberapa teman saya yang tidak suka, teknik ini membuat foundation mudah crack pada area garis-garis halus di bawah mata dan smile line. Kemungkinan jenis kulit teman-teman saya nggak seberminyak kulit Ratu.

 

Baca juga: Asal-Usul Beauty Hack Bedak Sebelum Foundation

 

Tasya-Farasya

Tasya Farasya: Foundation Empat Pump

Siapa sih yang nggak suka sama Tasya Farasya? Rasanya betah banget nongkrong lama di channel Youtube-nya karena pembawaannya yang ramai dan ceria, serta wajahnya yang cantik khas Arab. Tasya ini terkenal dengan makeup-nya yang full coverage dengan pemakaian foundation dalam jumlah yang sangat banyak.

Jenis kulit Tasya normal to dry, jadi saya berani mencoba teknik makeup dari Tasya ini. Saya mencoba mengaplikasikan empat pump foundation dalam sekali pengaplikasian, dan diratakan dengan beauty blender, seperti yang biasa dilakukan oleh Tasya.  Setelahnya, saya juga melakukan baking dengan loose powder, untuk mengunci foundation.

Sayangnya, trik ini nggak berhasil di saya. Foundation yang terlalu tebal gampang sekali pecah di kulit saya. Karena kalau langsung diaplikasikan tebal-tebal sekaligus, lapisan bagian dalam foundation yang tidak terkena udara luar, sepertinya tidak bisa set sempurna. Yang nge-set hanya bagian permukaan saja, sehingga foundation mudah sekali bergeser dan cracking.

 

Lihat: Get Ready With Tasya Farasya!

 

Mungkin bisa berhasil di kulit Tasya, karena dari awalnya kulit Tasya jenisnya normal, sangat sehat, dan tidak bermasalah. Kalau tips dari saya sih, bila ingin menggunakan foundation dengan jumlah banyak, aplikasikan foundation selapis tipis dahulu. Setelah lapisan pertama set, baru tambahkan lapisan selanjutnya, dan seterusnya sampai kamu mencapai coverage yang diinginkan.

 

Dari ketiga teknik ini, ada yang sudah atau pengen kamu coba nggak?