Review: innisfree My Foundation dan My Go-To Cushion

Ini dia innisfree My Foundation dan My Go-To Foundation yang bisa disesuaikan dengan kondisi kulit kita! Penasaran reviewnya?

Kalau biasanya brand kosmetik Korea dikenal dengan pilihan shades-nya yang sangat terbatas dan cenderung terang, kini innisfree menghadirkan My Foundation dan My Go-To Cushion yang memiliki 10 shades berbeda, lengkap dengan empat shades tan. Memang nggak sebanyak western brands yang punya at least 25 warna berbeda sih, tapi menurut saya ini sudah bisa dianggap kemajuan besar untuk sebuah beauty brand Korea.

Bukan hanya pilihan warnanya saja yang beragam, poin plus dari My Foundation dan My Go-To Cushion adalah moisture level dan coverage level-nya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Setiap produk diberi kode angka di depan untuk moisture level dan di belakang untuk coverage level. Moisture level-nya terdiri dari 1 untuk Matte, 2 untuk Semi-Matte, dan 3 untuk Glow. Sedangkan untuk coverage level terbagi menjadi 1 untuk Natural Coverage, 3 untuk High Coverage, dan 5 untuk Full Coverage. Do keep in mind kalau  coverage level tertinggi My Go-To Cushion hanya sampai di level 3 atau High Coverage saja, ya.

My Foundation dan My Go-To Cushion pun juga mengandung bahan-bahan natural andalan innisfree seperti bubuk Jeju Volcanic Cluster untuk tampilan Matte, air teh hijau untuk Semi-Matte, dan minyak biji teh hijau untuk finish Glow.

3. My Foundation Index

foto: innisfree Indonesia

Saya sendiri memilih moisture level 1 (Matte), coverage level 5 (Full Coverage), dan shade N27 Sand untuk My Foundation. Sementara untuk My Go-To Cushion, saya memilih yang 1.3, yaitu Matte dan High Coverage.

Without further ado, ini dia reviewnya!

Kemasan

My Foundation hadir dalam frosted glass bottle yang disertai pump. Kode moisture dan coverage level tertulis dengan jelas di bagian depannya. Untuk My Go-To Cushion, vibes kemasanya berbeda dari pendahulunya yang lebih girly dan cute. Kini warna cushion compact-nya didominasi warna abu-abu gelap dengan aksen leather di bagian dalamnya. Warna puff-nya pun hitam. Looks like innisfree wants to look more approachable untuk segala gender.

Innisfree 2

Uniknya lagi, sebenarnya di dalam compact ini ‘nggak ada’ cushion-nya. Teknologi yang menyerupai pump digunakan agar My Go-To Cushion lebih higienis. Menurut saya ini jadi seperti foundation, namun dengan kemasan yang lebih travel-friendly saja, ya.

Formula

Karena saya memilih yang matte dan full coverage, tekstur My Foundation 1.5 ini cukup thick saat baru di-pump ke tangan, namun masih tetap ada fluidity. Hasil akhirnya nggak dead-matte dan coverage-nya benar-benar juara! Saya belum pernah nemuin foundation yang beneran bisa menutupi post inflammatory hyperpigmentation di pipi saya yang warnanya cenderung kemerahan. Bahkan saya nggak butuh satu pump penuh untuk satu wajah saya. Awalnya, ada sedikit rasa tacky saat baru selesai di-blend ke wajah, tapi nggak lama kemudian lengketnya hilang, kok.

innisfree before after

left to right: before, My Go-To Cushion, My Foundation

My Go-To Cushion 1.3 pun memiliki formula yang kurang lebih sama. Pigmentasinya tinggi, namun nggak terasa berat. Coverage-nya memang nggak setinggi My Foundation, namun cukup mumpuni untuk daily makeup. Yang membedakan, My Go-To Cushion juga sudah dilengkapi SPF 35 PA++. Bisa jadi ini salah satu penyebab dia terlihat lebih terang meskipun sama-sama shade N27 Sand dan teksturnya lebih runny.

Saat pakai My Foundation, saya nggak merasa perlu set lagi dengan powder, but I often set the perimeter of my face with powder saat pakai My Go-To Cushion agar nggak transfer ke hijab yang saya pakai. Setelah di-set dengan loose powder, dua produk ini tetap terasa nyaman di wajah saya yang kombinasi dan cenderung kering di area U Zone.

Ketahanannya? Patut diacungi jempol! Meski sudah dipakai sekitar 8 jam, My Foundation masih terlihat merata dan tanpa cracking di wajah saya. Paling hanya sedikit pudar di area mulut karena user-error, sih. Bagaimana dengan My Go-To Cushion? Performanya kurang lebih sama saja, namun fading-nya terlihat lebih signifikan karena memang dari awal coverage-nya nggak setinggi My Foundation ‘racikan’ saya dan sepertinya kandungan SPF di dalam cushion juga ada pengaruhnya.

Final Verdict

I’m head over heels in love with innisfree My Foundation! Dibanderol dengan harga Rp325.000,- saya rasa foundation ini berhasil mengalahkan berbagai foundation lain yang pernah saya coba dari berbagai aspek. Finish-nya yang matte, namun nggak cakey, coverage yang bikin saya nggak butuh bantuan concealer, juga staying power-nya yang bisa diandalkan! Kekurangannya hanya di fragrance saja.

innisfree foundation

My Go-To Cushion memang belum bisa saya jadikan ‘my go-to’, tapi saya rasa tetap patut dicoba untuk yang nggak perlu coverage tinggi atau hanya ingin cushion untuk dipakai sehari-hari. Untuk harganya relatif tinggi, yaitu Rp410.000,- dan bisa dibeli di gerai-gerai innisfree Indonesia.

Kalau kamu, lebih tertarik cobain My Foundation atau My Go-To Cushion?