Sea Buckthorn, Kunci Kulit Bebas Keriput dan Jerawat

Sering muncul di berbagai skincare organik, apa aja sih manfaat Sea Buckthorn untuk kulit?

The Ordinary, Kora Organics dan Klairs adalah beberapa brands yang sudah sering menggunakan Sea Buckthorn di dalam kandungan skincare mereka. Walaupun nggak sempat booming, yang membuat saya tertarik dengan ingredient ini sebenarnya adalah namanya yang cukup unik. It’s just so unforgettable! Awalnya, saya kira Sea Buckthorn adalah semacam makhluk laut misterius yang berduri (lho?), tapi ternyata…

Manfaat Sea Buckthorn untuk KulitBeda ya dari imajinasi? (Foto: Sibu.com)

Ternyata, Sea Buckthorn, yang juga dikenal sebagai Vitamin Tree, Sea Berry atau Hippophae Rhamnoides, merupakan salah satu tanaman yang biasa tumbuh di sepanjang wilayah pantai Asia dan Eropa. Selama berabad-abad, buahnya sangat digemari di daerah seperti Cina, Rusia, dan Tibet karena dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengobati berbagai penyakit dan bahkan membantu dalam terapi kanker. Nggak hanya itu, berikut adalah beberapa keunggulan dari buah ini dalam skincare untuk mengatasi berbagai masalah kulit:

1. Melembapkan Kulit

Sea buckthorn paling sering muncul dalam ingredients list produk yang bersifat moisturising, karena kemampuannya dalam menjaga kelembapan kulit. Kaya akan essential unsaturated fatty acids seperti palmitooleic acid (Omega 7) yang super langka, minyak ini juga dapat memperbaiki, melembutkan dan menghaluskan kulit kering atau bahkan luka bakar, psoriasis dan rosacea. Untuk kulit berminyak, sea buckthorn dalam bentuk gel moisturiser seperti I’m From Vitamin Tree Water Gel juga dapat memberikan hidrasi yang cukup tanpa terasa “berat” di kulit.

2. Mengatasi Jerawat

Acne fighters, rejoice! Minyak yang satu ini memiliki fungsi anti-inflamasi dan anti-bakteri yang bisa meredakan peradangan dan mencegah munculnya jerawat baru. Menurut penelitian, skincare dengan sea buckthorn juga dapat mengontrol sebum berlebih pada kulit, yang menjadi salah satu penyebab jerawat terus menerus nongol di wajah. Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi dalam sea berry ini (kira-kira 12 kali lebih banyak dari buah jeruk) juga bisa sekaligus mencerahkan dan menyamarkan bekas jerawat yang tertinggal.

Baca juga: 5 Rekomendasi Face Oil untuk Kulit Berminyak Berjerawat

3. Menjaga Elastisitas Kulit

Walaupun kebanyakan riset mengenai sea buckthorn lebih fokus ke suplemen yang dikonsumsi daripada topical treatments, ingredient ini masih dipercaya dapat membantu mengatasi fine lines atau keriput karena kaya akan nutrisi yang berguna untuk kesehatan kulit. Nggak hanya Omega 7 dan vitamin C, sea buckthorn oil juga mengandung lebih dari 200 nutrisi berbeda, termasuk karotenoid (antioksidan yang mampu melawan penuaan kulit), vitamin A, E, dan minyak omega 3, 6, dan 9 yang dapat meremajakan kulit supaya tetap sehat dan glowing.

Of course, masih perlu lebih banyak penelitian sebelum kita bisa menggangap sea buckthorn sebagai “the next rosehip oil” dalam skincare. But so far, the results and reviews are pretty promising!  Kalau kamu, tertarik mencoba skincare dengan Sea Buckthorn nggak? Atau malah sudah coba? Share pengalamanmu yuk!