Cantik Bagi Dewi Sandra Jelang Usia 40

Senyum dan eye contact bagi Dewi Sandra: cantik!

Umm…like, can you believe that Dewi Sandra is almost 40? Lihat wajah dan pembawaannya di TV maupun secara langsung, aura-nya positif, ketawa terus, senyum terus. Jadi mungkin benar ya, orang kalau marah-marah cepat tua, dan kalau banyak senyum, insha’llah awet muda :D

Seperti kita, menurut Dewi Sandra, makeup dan baju yang pantas itu tentu membantu untuk kita merasa dan tampil cantik. Berbagai iklan dan kampanye Dewi Sandra bareng Wardah jadi buktinya. Namun di usia 38, tentu cantik bagi Dewi Sandra lebih dari sekedar apa yang kita pakai, atau makeup dan skincare routine.

I’m almost 40 ya. Cantik for me…is the attitude, and knowing your heart. Kamu pasti bisa merasakan orang yang senyum, baik, mau ngobrol dan tatap mata,” kata Dewi.” Kamu bisa ngerasain, nih orang kok connection-nya enak ya. Cantiknya terasa dari tata cara dia berbicara.”

dewi-sandra-2

Sosok cantik idola Dewi Sandra sendiri adalah sesama ambassador Wardah, Inneke Koesherawati.

“Aku kenal mbak Inne dari zaman beliau masih main film, pernah syuting bareng saat aku masih kecil banget. Judul filmnya aja aku udah nggak inget. Sekian lama kita nggak ketemu; beliau hijrah, dan aku masih di duniaku. Saat akhirnya aku memutuskan untuk ‘nyebrang’, kita dipertemukan sama Wardah.”

I don’t think I ever asked her anything personal. Aku orangnya memperhatikan, gimana dia berinteraksi sama orang, menangani hal-hal yang terjadi di kehidupannya, gimana dia bisa bangkit dan memutuskan untuk hijrah. Itu yang aku perhatikan. Her actions speak louder.” ujar Dewi.

dewi-sandra-1

Target Puasa

Di bulan puasa ini, Dewi Sandra juga punya target dan harapan.

“Semoga bisa punya koneksi yang semakin tajam dengan Al-Qur’an, dan bisa introspeksi diri lebih dalam lagi. Itu targetnya.”

Mengakhiri obrolan kita di tengah acara kampanye #SenyumKebaikan Wardah, mbak Dewi kembali menekankan pesan yang powerful untuk semua perempuan:

I feel like that’s the true meaning of beauty: when you are smart, intelligent, independent, owning yourself. Saat kita bisa menerima flaws kita. Your scars can make you beautiful.”

Sebelum say bye ke mbak Dewi, saya bilang jujur nggak pake peres, kalau saya hampir aja nangis mendengar words of wisdom yang dia sampaikan. Bukan hanya soal isinya, yang sebenarnya mungkin udah pernah saya baca, dengar, atau tonton dari sumber lain. But I saw her face while speaking and I know she was sincere and indeed, valued inner beauty for real.