Skincare Empty: Hada Labo Perfect 3D Gel

Hada Labo Perfect 3D Gel adalah pelembap drugstore pertama yang saya pakai tuntas, sampai buka jar kedua! Ini alasan saya rekomen banget produk ini.

Nggak kerasa udah delapan bulan sejak saya nyobain dan share artikel tentang Hada Labo Perfect 3D Gel. Di artikel tersebut, obviously saya nge-rave habis-habisan tentang gimana Hada Labo Perfect 3D Gel ini jadi penyelamat kulit kering saya, dan yang utama, super cocok di kulit sensitif-mudah jerawatan ini.

Nah, sekitar sebulan lalu, akhirnya jar pertama Hada Labo Perfect 3D Gel saya ini habis. Yang punya kulit picky, pasti ngerti banget dong, rasanya bisa cocok sama satu produk skincare sampai pingin re-purchase. Sambil saya buka jar kedua, ibaratnya saya mau nge-review ulang deh, Hada Labo Perfect 3D Gel ini, bagi yang baru tahu tentang produk ini. Apalagi karena udah habis satu jar, jadi bisa lebih mantep ngebahasnya.

Pertama, keunikan produk ini adalah tekstur gel beningnya ini. Kalau kamu masukin jari nih ke dalam jar-nya, begitu kamu tarik lagi, gel-nya akan kembali ke bentuk semula. Terbukti banget klaim saya di artikel pertama, bahwa produk ini juga irit. Dengan pemakaian tiga sampai empat kali/ minggu (saya alternate dengan pelembap lain), buktinya satu jar bisa tahan sampai delapan bulan. Kalau dipakai setiap hari, menurut saya Hada Labo Perfect 3D Gel ini bisa untuk pemakaian tiga-empat bulan.

hada-labo-3d-gel-2

Klaim produk ini sendiri bisa jadi pelembap, pencerah sekaligus skincare anti-aging. Lembap tentu datang dari kandungan empat jenis hyaluronic acid yang ada di Hada Labo Perfect 3D Gel ini, yaitu Hyaluronic Acid, Improved Hyaluronic Acid, Nano Hyaluronic Acid dan 3D Hyaluronic Acid. Hyaluronic acid ini salah satu bahan yang cocok banget di kulit saya; serum dan milk cleanser saya pun punya kandungan ini.

Selanjutnya, arbutin (pencerah dari daun tanaman berries) dan niacinamide alias vitamin B3 memang jadi combo pencerah-anti aging yang bagus. Saya udah pernah pakai beberapa produk skincare lain yang yang mengandung niacinamide, jadi saya tahu banget dengan khasiat bahan ini memang terasa di bekas-bekas jerawat. Arbutin sendiri, baru saya coba di produk Hada Labo ini, dan ternyata memang bahan pencerah yang tergolong gentle di kulit saya. Padahal, kandungan niacinamide dan arbutin di Hada Labo Perfect 3D Gel ini termasuk di empat bahan utama di ingredients list-nya, lho.

Yang saya rasain setelah habis satu jar Hada Labo Perfect 3D Gel ini tentunya kulit terasa lebih lembap  dengan pemakaian teratur. Buat saya ini penting banget, karena kulit yang kering/ nggak bisa menahan air itu pastinya lebih rentan masalah. Kulit saya sih nggak jadi “putih”; efek mencerahkannya lebih terasa di bekas jerawat, yang lebih minimal pasca jerawat.

Last but not least, tentunya Hada Labo Perfect 3D Gel ini juga turut merawat kulit sensitif saya, karena bebas parfum, alkohol, mineral oil, pewarna, dan pH-nya seimbang dengan kulit.

Bagi yang belum biasa pakai skincare bertekstur gel, tipsnya untuk jenis produk ini cukup oles tipis-tipis aja, terus di-massage agar cepat menyerap di kulit. Bagi yang punya kulit normal atau berminyak, bisa juga kok pakai Hada Labo Perfect 3D Gel ini. Karena produknya, seperti jenis produk Hada Labo lain, memang diformulasikan agar bisa dipakai semua jenis kulit.

Ada yang udah pakai juga di sini?