Mencoba Skincare Antiaging BSKIN dari Korea

Saat seorang teman menyebut brand BSKIN ini, telinga saya terus terang masih asing dengan namanya. Tapi setelah saya coba, ternyata produk Korea ini boleh juga!

Selama ini, tentu kita sudah sering mendengar khasiat madu dan propolis bagi kesehatan kulit maupun tubuh. Saya sendiri rutin minum sesendok madu dan mengonsumsi kapsul propolis.  Nah, propolis itu adalah  suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan, seperti aliran getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil pada sarangnya. Sejak lama, kita telah sering mendengar bahwa madu, propolis, royal jelly maupun bee polen yang dihasilkan oleh lebah, banyak mengandung  antioksidan.

Baca Juga: Manfaat Antioksidan untuk Kulit

Efek yang saya rasakan dengan rutin mengonsumsi madu dan propolis, membuat stamina tubuh jadi lebih baik, nggak mudah sakit. Saya sendiri juga pernah menotolkan madu murni pada jerawat. Dan esok harinya, jerawat jadi kering.  Jadi, ketika saya mendapat informasi bahwa skincare BSKIN (baca: Bee-Skin) yang dibuat dengan memformulasikan madu, propolis, royal jelly dan bee pollen, saya tertarik untuk mencoba. Apakah efek madu, propolis, royal jelly dan bee pollen yang dicampurkan di dalam skincare juga bisa membuat stamina atau kondisi kulit jadi lebih baik?

BSKIN V Line

BSKIN skincare dari Korea ini dibuat oleh dua periset ternama yaitu Dr. Moh dari Sung University dan Dr. Jang, Chief Scientist of Microbiology di Seoul University. Kedua periset ini menciptakan BSKIN dengan mendasarkan pada empat prinsip yaitu: Science, Knowledge, Innovation dan Nature. Nah, kalau saya cermati, keunggulan BSKIN adalah pada formula B20 yang sudah dipatenkan oleh BSKIN, mengandung Bee Water Complex. Formula ini terdiri dari ekstrak madu, propolis, royal jelly dan bee pollen yang dapat menutrisi, menyembuhkan dan melembapkan kulit dan juga memaksimalkan efek dari bahan-bahan aktif lain yang terkandung di dalam skincare ini.

Ada juga kandungan formula 6CORE Antioxidant System, dengan kekuatan apitherapy atau umum disebut sebagai “terapi lebah”. Dan ternyata, HDI, sebagai produsen dari BSKIN ini memang usaha awalnya berbasis pada peternakan lebah madu. Ekstrak dari bahan-bahan yang dihasilkan oleh lebah madu tersebut kemudian dicampurkan dengan air yang diambil dari mata air di Jeju. Inilah yang menjadi bahan utama dari formula air B Complex atau disebut B20, yang ada di dalam skincare BSKIN. Di kemasan setiap produk BSKIN juga tertulis tidak mengandung bahan-bahan kimia antara lain SLS, paraben, PABA, paraffin, petroleum, animal ingredients, triclosan dan mineral oil.

BSKIN Packaging

BSKIN yang masuk ke Indonesia lewat jalur MLM HDI Hive sudah dijual online Desember ini. Jadi, setiap produknya sudah mendapat sertifikat dari BPOM. Ada 3 varian skincare dari BSKIN yang disesuaikan yaitu V Line Vita Advanced, White Glow Line (mencerahkan), and Matte Black Line (untuk kulit berminyak).  Kamu bisa intip varian produknya di akun IG: @bskin_id. Nah, setelah saya ngobrol dengan Beauty Consultant-nya maka saya disarankan untuk memakai varian V Line Vita Advanced untuk kulit yang aging.

Ada 5 jenis produk V Line Vita Advance yang sudah saya coba, yaitu:

1.Soft Bead Cleanser Rejuvenate. Face wash yang tidak mengandung SLS, sehingga saat saya gosokkan di telapak tangan, busa tidak terlalu berlimpah. Ketika dipakai untuk membersihkan wajah tidak membuat kulit wajah kering atau berasa ketarik.

2.Natural Balance Essence Lightweight. Setelah wajah bersih, aplikasikan produk toner yang alcohol-free ini. Seketika kulit terasa dingin, terhidrasi dan pH kulit pun menjadi balance kembali.

3.Intense PAF Concentrate Power. Ini adalah serum yang juga mengandung 20% konsentrat L-Ascorbic Acid yang sudah distabilkan (vitamin C), mampu menginfus kulit dengan PAF complex untuk memacu produksi kolagen dan menstimulasi perbaikan sel kulit, sehingga kulit kembali bersinar dan kenyal. So far, ini adalah serum wajah paling nyaman, paling terasa efeknya di kulit yang pernah saya coba. Teksturnya seperti minyak atau face oil, tidak berbau wangi pula.

BSKIN Serum

4.Active Day Cream Quick. Moisturizer bertekstur cream ini juga cepat meresap di kulit. Setelah mengaplikasikan serum, baru saya oleskan Active Day Cream. Kulit wajah seketika terasa lembap, kenyal, tapi sekali lagi tidak terasa berminyak ya! Pemakaian produk ini juga sangat irit, untuk wajah dan leher, saya cukup ambil produk sebesar biji kacang kedelai. Foundation yang saya pakai setelah pemakaian pelembap yang juga diperkaya dengan sunscreen ini, juga lebih awet menempel seharian.

5.Regenerative Night Cream Calming. Di malam hari, saya pun memakai krim malam yang walau teksturnya creamy rich, tapi tidak membuat kulit terasa “berat”. Saat saya aplikasikan, memang di awal, kulit terasa berminyak, tapi dalam sekejap formula Regenerative Night Cream Calming ini pun diserap kulit. Esok harinya, saya pun bangun dengan kulit yang terasa segar, dewy, supple and rejuvenated.

Kondisi kulit saya, ketika pertama kali memakai produk-produk ini, ada beberapa bekas jerawat di pipi kiri, lalu ada dua calon jerawat yang belum muncul di dagu dan di cuping hidung, komedo juga banyak terlihat di seputar hidung, dan dagu. Tiga hari setelah pemakaian, saya merasakan jendul-jendul di kulit wajah (gara-gara calon jerawat belum muncul) menghilang, komedo semakin sedikit, bekas jerawat juga mulai menipis lho! Hmm, tampaknya saya akan menghabiskan satu rangkaian produk BSKIN V Line Vita Advanced ini untuk beberapa bulan ke depan.

Soal harganya menurut saya tidak terlalu mahal kok, apalagi bila mengingat manfaatnya di kulit saya: 1.Soft Bead Cleanser : Rp 663.000,- 2. Natural Balance Essence : Rp 782.000,- 3. Intense PAF Concentrate : Rp 1.625.000,- 4. Active Day Cream : Rp 1.250.000,-  5. Regenerative Night Cream : Rp 1.313.000,-.