Ini Beda Catokan Mahal dan Murah

Apa beda catokan mahal dan murah? Apakah catokan murah bisa bikin rambut terbakar? Yuk, simak perbandingannya di artikel ini.

Setelah tahu bedanya lipstick mahal dan murah, sekarang saya mau mencoba apa sih bedanya harga catokan ratusan ribu dan catokan berharga jutaan.

Beda Catokan Mahal dan Murah-3

Jadi, ini bermula ketika catokan yang biasa saya pakai di kantor yaitu Glampalm, saya bawa pulang karena catokan ghd Platimum saya sedang rusak. Besoknya saya lupa untuk bawa kembali Glampalm ke kantor, padahal hari itu saya ada liputan yang mengharuskan rambut  terlihat rapi. Karena darurat akhirnya saya keliling kantor untuk meminjam catokan rambut. Akhirnya saya nemu satu catokan punya graphic designer FD, Melody A.K.A Oday. Nah, pas menggunakan catokan ini kok saya merasakan banyak hal aneh seperti, rambut saya kok rasanya ketarik atau terjepit, lalu kok sudah berkali-kali dicatok hasilnya nggak kelihatan.

Dari situ, lahirlah artikel ini, di mana saya akan menjabarkan bedanya catokan mahal dan murah.

Beda Catokan Mahal dan Murah-2Before-After using Glampalm

Kenyamanan Saat Digunakan
Dengan catokan Rp100.000,-,rambut saya terasa terjepit. Alhasil rambut saya jadi banyak yang rontok akibat terjepit sama si catokan ini. Kalau nggak mau ketarik atau terjepit, saya harus mengambil rambut dengan jumlah yang sedikit yang artinya proses meluruskan rambut jadi lama banget, untuk menyelesaikan satu sisi rambut saja, saya membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit.

Sedangkan dengan catokan ghd atau Glampalm, saat catok rambut saya nggak mengalami yang namanya rambut ketarik. Jadi meluruskan rambut dalam jumlah banyak pun nggak masalah. Proses saat meluruskan rambut juga terasa lebih smooth, nggak pake nyangkut, dan tanpa disisir pun rambut langsung terlihat rapi.

Beda Catokan Mahal dan MurahBefore-After using non-brand

Hasil Akhir
Dengan catokan Rp100.000,- untuk mendapatkan hasil yang saya inginkan, saya butuh menyatok rambut berulang sebanyak 20 kali, itu pun hasilnya belum sempurna seperti yang saya inginkan. Lalu pada bagian ujung rambut juga terasa lebih kering, frizzy dan rambut nggak terlihat berkilau. Dan setelah seharian rambut menjadi semakin mengembang, kusut dan berantakan, walaupun sudah disisir kembali.

Ketika saya menggunakan ghd atau Glampalm saya hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mendapatkan hasil yang saya inginkan. Jadi sekali catok saja, rambut yang tadinya mengembang dan keriting langsung terlihat lurus. Hasilnya juga rambut terlihat lebih smooth, shiny dan nggak mudah kusut. Seharian dipakai kena angin atau naik ojek? Hasilnya rambut tetap lurus dan mudah ditata kembali

So final thought : Ada harga emang ada kualitas. Dulu saya juga berfikir kalau catokan mahal itu hanya karena merek saja. Tapi setelah kejadian kemarin, saya jadi tahu kalau catokan mahal ya, memang ada teknologi yang bikin hasil catokan terlihat lebih awet dan rambut terlihat lebih sehat. Jadi mengeluarkan uang lebih untuk sebuah alat styling ya nggak ada salahnya juga kok, toh, alat ini awet dan bisa dipakai bertahun-tahun!

Nah, menurut kamu gimana? Penting atau nggak untuk beli catokan mahal? Let me know in the comment section below, ya!